BATAM TERKINI
Pelabuhan Batam Centre Riuh, Antre 3 Jam Daftar IMEI HP: Woi, Lama Kali Bah
Penumpang yang baru tiba dari Singapura di pelabuhan Batam Centre tidak lantas bisa melenggang keluar begitu saja sebelum lolos pemeriksaan IMEI HP
TRIBUNBATAM.id - Suasana ricuh sempat terjadi di area terminal Ferry International Batam Centre, Sabtu (1/4/2023). Para penmpang mengekuhkan tertahannya mereka gegara pemeriksaan IMEI HP.
Sejumlah penumpang diketahui tiba dari Singapura di pelabuhan tersebut sekira pukul 17.50 WIB, namun tidak lantas bisa melenggang keluar begitu saja sebelum lolos pemeriksaan.
Jumlah petugas yang minim membuat pemeriksaan IMEI HP dirasakan penumpang sangat lambat, sehingga mereka harus menunggu waktu lama untuk mengantre.
Alhasil kalimat dan raut wajah kekecewaan muncul. "Woi, kapan ni keluar. Lama kali, bah," kata seseorang dari balik kerumunan penumpang yang baru tiba dari Singapura.
Ridwan misalnya, yang baru tiba dari Singapura mengatakan tiga jam ikut antrean agar mendapat registrasi IMEI.
Menurutnya, Bea Cukai seharusnya bisa mengatur rencana lebih baik dan tiba-tiba, sehingga menimbulkan kericuhan apalagi saat weekend seperti hari itu.
"Saya sudah tiga jam ikut antrean, ini tidak jelas. Kok petugas BC tidak punya planning. Jika sudah seperti ini kami juga yang dirugikan," ungkapnya kesal.
Pantauan di lokasi hingga pukul 20.50 WIB, sejumlah penumpang masih ikut antrean untuk meregistrasi IMEI HP di pelabuhan Internasional Batam Center.
Baca juga: Penumpang dari Singapura di Batam Keluhkan Layanan BC, Antre 3 Jam Demi IMEI
Baca juga: Praktik Jahat Pungli Berjemaah Oknum Bea Cukai, Sulap IMEI iPhone Jadi HP Android
Di tempat terpisah, Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah yang dikonfirmasi mengatakan, Bea Cukai Batam dalam hal ini hanya meneruskan pendaftaran terkait IMEI.
Di mana semua tergantung pada kecepatan sistem. "Terima kasih atas masukannya, kalau untuk kami hanya sebatas meneruskan saja ke Kominfo. Jadi tergantung kecepatan jaringan," sebut Rizki.
Selain itu, Rizki mengakui terkait kurangnya petugas di Pelabuhan Ferry Batam Centre.
Ke depan mereka akan segera berkordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini.
"Di sana ada dua petugasnya, terima kasih informasinya. Saya langsung lanjutkan laporan ini ke pihak yang bersangkutan," tegasnya.
iPhone Disulap HP Android
Apa yang terjadi di Batam, diduga buntut terbongkarnya skandal di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Penumpang-dari-Singapura-tertahan-di-Pelabuhan-Batam-Centre-sampai-malam-hari.jpg)