Propam Periksa Oknum Polisi Pangkat Kompol Gegara Nyanyian Sumbang Anak Buah
Seorang anggota Brimob blak-blakan menyetorkan uang ratusan juta Rupiah perintah oknum polisi berpangkat Kompol bekas Komandannya.
Dugaan adanya permintaan untuk mencari uang dari Kompol Petrus mencuat setelah Bripka Andry Darma Irawan, anggota Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau, yang bermarkas di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengunggah tulisan lewat akun Facebook-nya.
Andry menyebut dirinya didemosi tanpa alasan yang jelas pada 3 Maret 2023.
Baca juga: Oknum Polisi Tembak Anak 11 Tahun Setelah Telepon Minta Bantuan
Padahal, Andry sudah menyetor uang Rp 650 juta yang dimintakan komandannya.
Andry kemudian menemui Dansat Brimob Polda Riau untuk meminta pertimbangan terkait mutasinya.
"Saat itu, Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Ronny Lumban Gaol mengatakan, 'Kamu gak ada salah, kamu terlalu lama di sana, terlalu nyaman dan kamu tidak ada kontribusi kepada satuan'," tulis Andry.
Setelah mendengar penjelasan Andry menyampaikan, 'Mohon izin komandan, saya sudah melakukan semua perintah Danyon saya, dari pengajuan proposal pembangunan polindes ke Pemda Rohil dan sudah terbangun klinik tersebut di kantor Batalyon.
Selain itu, ia juga diminta mencarikan uang dari luar oleh Danyon dan sudah saya setorkan sebesar Rp 650 juta ada bukti-bukti transfernya'.
Beliau menjawab, 'Saya tidak ada menerima uang tersebut. Sekarang kamu pulang dan jalani mutasi ke Pekanbaru'," tulis Andry.
Andry yang saat itu bersama ibunya kembali pulang.
Namun, ibunya merasa pusing dan tiba-tiba terjatuh.
Baca juga: Oknum Polisi Diterpa Isu Selingkuh, Suami Ls Cabut Laporan Propam Polda
Andry kemudian membawa ibunya berobat.
Andry kemudian menjelaskan bahwa dirinya diperintahkan komandan batalyonnya untuk mencari dana dari luar kantor.
Berkoordinasi dengan rekanannya yang ada di lapangan, Andry kemudian melaksanakan perintah itu pada Oktober 2021.
Sampai Februari 2023, Andry sudah mengirimkan uang Rp 650 juta ke rekening pribadi oknum polisi berpangkat Kompol itu lengkap dengan sejumlah bukti transfer yang dia simpan.
"Uang ini khusus ke rekening pribadi Danyon, dana kebutuhan yang Beliau perintahkan. Serta juga ada yang saya serahkan secara tunai, dibuktikan dengan chat WhatsApp," tulis Andry.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-pemeras.jpg)