TANJUNGPINANG TERKINI

Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Tanjunguban, Sejumlah Pengendara Pilih Putar Balik

Banjir Rob ini akibat adanya fenomena fase bulan baru pada 11 Januari 2024 serta curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini berpotensi meningkatkan ketin

|
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
tribunbatam.id/ist
Kondisi banjir Rob yang terjadi di jalan RE Martadinata dan Merdeka, Tanjunguban, Bintan Minggu (14/1/2024) siang. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Banjir Rob kembali menghantui warga Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepri.

Kali ini banjir Rob terjadi di jalan RE Martadinata dan Merdeka di depan pintu masuk Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Minggu (14/1/2024).

Adanya banjir Rob itu, membuat warga setempat sempat panik dan berhamburan keluar dari dalam rumah masing-masing.

Mereka memantau situasi banjir Rob di sekitar rumah mereka masing-masing.

Banjir Rob ini akibat adanya fenomena fase bulan baru pada 11 Januari 2024 serta curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. 

Banjir ini terjadi secara tiba-tiba, meski tidak hujan, jalan di depan pintu masuk Pelabuhan Bulang Linggi tergenang air. 

Kendaraan masih bisa menerobos jalan yang tergenang air karena genangan air tidak terlalu tinggi. 

Baca juga: Pemko Tanjungpinang Siapkan Anggaran Khusus Perbaiki Pelantar Warna-Warni

Baca juga: Menteri Agama Yaqut Kunjungi Pagoda Sata Sahasra Buddha, Ini Harapannya

Tapi beberapa pengendara motor memilih memutar balik dan melawan arah untuk menghindari banjir Rob. 

"Saya sengaja putar balik,, kasihan motor saya terkena air laut," sebut seorang pengendara sepeda motor Doni.

Menurutnya, meskipun perjalanan cukup jauh, tidak menjadi persoalan baginya.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, genangan banjir Rob yang melanda di jalan RE Martadinata dan Merdeka tidak terlalu tinggi. 

Ketinggian air hampir betis orang dewasa, hanya kurang lebih 20 sentimeter saja. masih aman. 

"Banjir Rob yang terjadi tidak terlalu parah sebab tidak disertai hujan deras," kata dia.

Meski demikian, dia meminta masyarakat tetap waspada akan potensi banjir Rob yang diprediksi terjadi pada 12-16 Januari 2024 mendatang. 

"Kita minta masyarakat selalu waspada untuk mengantisipasi dampak banjir rob," ungkapnya.

Hingga sore ini, banjir Rob tersebut sudah mulai surut. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng). 

 

Baca berita lainya di Google News

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved