MATA LOKAL CORNER

Agus Wibowo Sebut, Perjalanan Pemilu 2024 Membuahkan Hasil Khusunya Untuk Gerindra

Agus menilai adanya kenaikan upah saksi partai itu wajar, berhubung adanya kondisi PSU dan PSL. Demi mengawal suara di lumbung-lumbung suara tersebut.

|
Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Argianto DA Nugroho
Wakil Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kepri, Agus Wibowo 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kepri, Agus Wibowo mengatakan perjuangan dalam pemilihan umum (pemilu) 2024 ini membuahkan hasil. Terutama untuk Partai Gerindra.

"Gerindra memiliki wakil ditingkat pusat di DPR RI. Satu kursi akan didapatkan Partai Gerindra. Di provinsi mungkin kami akan menempati kursi pimpinan," kata Agus dalam MLC Tribun Batam, Kamis (22/2/2024).

Begitu juga di tingkat kota, ada peningkatan suara yang luar biasa. Potensi jadi pimpinan mungkin ada. Pencapaian cukup signifikan.

"Potensi suara dari partai ke partai insyallah kami gak mau mencoba karena mencederai demokrasi," katanya.

Dalam forum ini, Agus menilai adanya kenaikan upah saksi partai itu wajar, berhubung adanya kondisi PSU dan PSL. Demi mengawal suara di lumbung-lumbung suara tersebut.

Baca juga: Bawaslu Kepri Beberkan Beberapa Kendala yang Kerap Terjadi Dalam Rekapitulasi

Baca juga: Peta Politik Kepri Usai Pemilu Berubah, Para Pemain Politik Mulai Memikirkan Pilkada

"Kami tidak berpengaruh kalau buat kami. Saya sepakat pemilu saat ini lebih baik daripada sebelumnya. Lebih cepat prosesnya. Tingkat kesulitannya lebih mirip dari 2019. Saat tes KPPS mereka juga medical Chek-up," katanya.

Agus menyarankan agar penyelenggara pemilu diberikan pemahaman lagi perihal PSU dan PSL. Begitu juga dengan masyarakatnya. Sehingga informasi PSU dan PSL bisa diketahui oleh masyarakat.

"Komunikasi dan edukasi kepada masyarakat itu penting. Apalagi ini berketepatan dengan weekend dan Cap Go Meh," katanya.

Menanggapi Gerindra memperoleh suara terbaik, Provinsi Dapil Batam bisa dapat 5 kursi. Diluar Batam 3 kursi, sehingga 8 kursi.

"Kalau ada dinamika jadi 9 kenapa tidak. Batam sendiri di angka 9. Ini baru kalkulasi kita," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved