MATA LOKAL CORNER

Golkar Mengalami Peningkatan Suara Dalam Pemilu 2024, Beri Respon Terkait Pengelembungan Suara

Partai Golkar pada pemilu kali ini menjadi partai Pemenang di Kepri. Golkar mengalami peningkatan kalau konversi ke kursi

|
Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Argianto DA Nugroho
Bendahara DPD Partai Golkar Kepri, Asmin Patros 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bendahara DPD Partai Golkar Kepri, Asmin Patros mengatakan Partai Golkar masih tingkat paling tinggi suaranya dalam Pemilu 2024 ini.

"Golkar mengalami peningkatan kalau konversi ke kursi juga akan penambahan," ujar Asmin dalam MLC Tribun Batam, Kamis (22/2/2024).

Sementara itu, perihal adanya dugaan jual beli suara seperti yang disampaikan oleh ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo, ia berharap penyelenggara pemilu bisa lebih melakukan pengawasan yang lebih ketat. 

Prosesnya sudah baik dan indah. Alangkah baiknya penyelenggara juga bisa mengawal perhitungan suara dengan baik.

"Kami bersyukur bisa memperoleh suara. Golkar akan mendapatkan kursi pertama DPR RI di pemilu 2024," katanya.

PPK dan KPU kota pengawasannya ada di Bawaslu. Kalau salah tulis penginputan 1, mungkin ada kelalaian. Kalau berkali kali harus diduga.

Dalam forum ini, Asmin juga tampak sangat menyesalkan ada 8 TPS di Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepri yang menjalani PSL. Delapan tersebut merupakan lumbung suaranya. Ia berharap PSL dan PSU bisa berjalan dengan naik.

Baca juga: Agus Wibowo Sebut, Perjalanan Pemilu 2024 Membuahkan Hasil Khusunya Untuk Gerindra

Baca juga: Perolehan Suara Caleg DPRD Kepri Dapil Kepulauan Riau 3 Data Masuk 73 Persen, Caleg PDIP Tertinggi

Terkait PSL, Asmin mengatakan yang dilanjutkan apa yang belum selesai. Tidak lagi menambah orang, jumlah pemilih harus sama dengan pemilih 14 Februari 2024.

"Kalau tidak, angkanya tidak cocok dengan suara sah 14 Februari lalu. 300 insyaallah masih dapat," katanya.

Menurutnya apabila diundang di DPT jumlah suaranya tidak sinkron dengan jumlah yang sebelumnya.

Ia menambahkan dalam peta politik 2024 ini diperkirakan Golkar dapat 9 kursi. Konstalasi politik setelah pileg dan pilpres, koalisi di pusat tak serta merta itu juga yang terjadi di daerah.

"Itu biasa terjadi di daerah. Kita sangat cair. KIM didahulukan. Kalau tidak menjadi prioritas kemenangan bisa terjadi komunikasi dengan koalisi lain," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved