PARIWISATA KEPRI AMAN
Destinasi Wisata di Daerah Tepi Laut Tanjungpinang Jadi Kunjungan Wisatawan
Bagi masyarakat Kota Tanjungpinang sudah tak asing lagi mendengar nama tepi laut yang berada di Jalan H. Agus Salim menuju Jalan Hang Tuah hingga
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Provinsi Kepri dikenal dengan sejumlah destinasi wisatawan yang ada disejumlah Kabupaten/Kota di dalamnya.
Salah satunya Ibu Kota Tanjungpinang yang berada di Provinsi Kepri dikenal dengan sejumlah destinasi wisatanya.
Dimana yang paling dikenal di kawasan tepi laut yang memang pesonanya langsung menghadap laut.
Bagi masyarakat Kota Tanjungpinang sudah tak asing lagi mendengar nama tepi laut yang berada di Jalan H. Agus Salim menuju Jalan Hang Tuah hingga ke Jalan samudera, Kota Tanjungpinang.
Sesuai dengan namanya, tepi laut ini letaknya memang di pinggir laut. Disana masyarakat bisa melihat lautan lepas yang langsung menghadap perairan.
Tepi laut merupakan lokasi wisata yang sering di kunjungi oleh masyarakat Kota Tanjungpinang pada umumnya, dan juga wisatawan Lokal maupun Luar Negeri, terutama pada sore hari dan malam hari.
Baca juga: Kunker ke Anambas, Wakil Ketua PN Natuna akan Laksanakan Sidang Keliling Perkara Perdata
Dari tepi laut Anda juga bisa melihat pemandangan perairan Selat Riau, Pulau Penyengat, dan pada sore hari Anda juga bisa menikmati pemandangan sunset, sehingga cocok untuk tempat ngabuburit menunggu berbuka puasa.

Didaerah tepi laut ini ada berbagai lokasi Destinasi yang bisa anda datangi untuk berkunjung.
Pertama, ada lokasi "Tugu Daun Sirih Emas". Area ini merupakan lokasi baru yang kerap dikunjungi oleh masyarakat disore hari.
Suasana yang teduh, dan rindang disana, menjadi daya tarik warga untuk menikmati suasana sore hari dan malam hari.
Selain itu, disana juga ada pedagang yang menjajakan dagangan untuk bisa di nikmati, khususnya di bulan Ramadhan saat ini, menjadi salah satu okasi favorit warga untuk ngabuburit.
Tugu Daun Sirih Emas merupakan bagian destinasi wisata Kepri di Tanjungpinang.
Tugu yang diresmikan sejak akhir tahun 2020 ini berlokasi di tepi laut, Jalan Hang Tuah serta menjadi satu di antara bangunan ikonik baru yang menghiasi wajah ibu kota Kepulauan Riau.
Baca juga: Mayat Mr X Ngapung di Desa Pengudang Bintan Terungkap, Tato Ular Jadi Petunjuk
Tugu Daun Sirih Emas bagian dari destinasi wisata Kepri ini berlokasi di tepi laut, Jalan Hang Tuah.
Selain menjadi bagian dari destinasi wisata Kepri, Tugu Daun Sirih Emas ini juga menjadi salah satu ikonik baru yang menghiasi wajah Kota Tanjungpinang.
Sejak diresmikan pada akhir tahun 2020, Tugu Daun Sirih Emas telah menjadi daya tarik wisata baru bagi masyarakat Tanjungpinang hingga Bintan.
Pesona Tugu Daun Sirih Emas dengan tinggi mencapai 18 meter dan berdaun 7 helai itu kerap menjadi latar belakang swafoto pengunjung yang Instagramable.
Saat malam hari, Tugu Daun Sirih Emas akan memancarkan lampu warna-warni hias yang semakin memperindah pesonanya.

Berikutnya, di tepi laut terdapat "Taman Laman Boenda" yang merupakan fasilitas umum milik pemerintah yang bisa anda nikmati untuk bersantai.
Disana anda bisa bersantai dengan teman dan keluarga, karena lokasinya adem ada ada tempat duduk yang disediakan.
Keunikan yang tersimpan dari Taman Laman Boenda adalah posisi letaknya berhadapan langsung dengan laut, selain itu panorama yang disuguhkan dari pemandangan yang terdapat di laman boenda adalah pemandangan disore hari, pengunjung bisa memanjakan mata dengan melihat matahari terbenam (sunset).
Baca juga: Stand Bazar GPM di Natuna Diserbu Warga, Harga Kebutuhan Pokok Dijual Lebih Murah
Disana juga ada Fasilitas untuk tempat bermain untuk anak-anak, baik itu perosotan, ayunan dan lain sebagainya, tempat untuk berolahraga serta tempat duduk untuk bersantai.
Disana juga terdapat salah satu pusat kuliner Melayu Square yang menjual berbagai makanan seperti gonggong, otak-otak, ikan bakar dan makanan lainnya. Sehingga tidak sedikit pengunjung yang datang dan berkunjung kesana.
Selanjutnya, didaerah tepi laut itu Kawasan Kuliner Melayu Square di Tanjungpinang
Kawasan Kuliner Melayu Square ini diresmikan penggunaannya pada tanggal 26 November 2022 yang lalu.
Sejak itu, tempat ini mengalami perubahan yang signifikan, membuatnya semakin menarik bagi berbagai kalangan masyarakat, terutama pada malam hari. Disana juga ada tempat permainan listrik bagi anak-anak yang dapat digunakan.
Berikutnya, juga ada Gedung Gonggong. Gedung Gonggong menjadi singgahan wajib wisatawan saat berkunjung ke Tanjungpinang, dengan berfoto berlatar belakang tulisan l Love Tanjungpinang berwarna merah.
Sejak diresmikan pada Oktober 2016 lalu, Gedung Gonggong telah menjadi salah satu ikon pariwisata di Kota Tanjungpinang.
Gedung tersebut telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan Luar Negeri maupun domestik ketika datang berkunjung ke Kota Tanjungpinang.
Lokasi Gedung Gonggong yang terletak persis di tepi laut, membuat panorama alam di sekitar kawasan gedung tersebut juga cukup menarik untuk diabadikan.
Khususnya di bulan Ramadhan saat lokasi ini juga banyak dikunjungi masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa.
Tidak hanya itu, disana juga ada beberapa tempat bermain anak-anak.
Mulai sekuter listrik, mobil listrik, motor cros mini, dan lainnya.
Ada juga permainan menggambar, mewarnai, hingga memancing ikan mainan. Memang, untuk masuk ke kawasan ini tak dikenakan biaya masuk. Tetapi untuk setiap permainan yang tersedia di sini, memiliki tarif atau biaya jika kamu atau anggota keluargamu ingin memainkannya. Harganya masih terjangkau.
Selanjutnya, juga ada di lokasi kawasan tepi laut daerah Jembatan Gurindam 12 Kota Tanjungpinang menjadi lokasi tempat nongkrong favorit bagi masyarakat saat sore hari.
Meski hanya sekedar menggunakan kursi plastik, dan tenda payung, tidak sedikit masyarakat nongkrong, dan bersantai di lokasi yang disediakan para pedagang disana.
Disepanjang jalan yang dibangun di masa mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun itupun kerap digunakan masyarakat untuk memancing, bahkan olahraga disaat sore hari, seperti Jogging, Jalan santai, dan bermain sepeda.
Salah satu warga yang berkunjungung di Tugu Daun Sirih Emas Arningsih menuturkan, lokasi Tugu Daun Sirih Emas merupakan lokasi favorit masyarakat saat ingin menghabiskan waktu di sore hari maupun malam hari.
"Apalagi di momen bulan puasa saat ini, lokasi ini menjadi lokasi pilihan warga untuk melakukan ngabuburit menunggu berbuka puasa," terangnya.
Menurutnya, tidak sedikit wisatawan baik itu wisatawan Lokal maupun Luar Negeri yang berkunjung kesana, dengan berfoto.
"Kalau yang berkunjung kemari tidak sedikit, apalagi dari wisatawan Lokal maupun Luar Negeri," jelasnya.
Ditempat terpisah salah satu penyedia permainan listrik di area Gedung Gonggong Kota Tanjungpinang, Ros menuturkan, bahwa gedung gonggong merupakan salah satu tempat favorit wisatawan ketika berkunjung ke tanjungpinang tidak pernah untuk datang kemari.
"Kadang ada dari wisatawan Singapura, Malaysia dan dari luar kota tanjungpinang. Seperti Kota Batam dan daerah kabupaten di kepri," terangnya.
Lanjutnya, permainan listrik yang disediakan disini ada sekuter listrik, mobil listrik, motor cros mini, odong-odong dan lainnya.
"Untuk biaya menggunakan permainan listrik ini, seperti sepeda, mobil, dan lainnya selain odong-odong biayanya Rp 20 ribu per 20 menit. Sedangkan odong-odong 15 menit Rp 20 ribu," jelasnya.
Ditempat terpisah salah satu warga yang nongkrong di Jembatan Gurindam 12 Kota Tanjungpinang, Riko mengaku, bahwa tempat nongkrong area tepi laut yang berada di dekat Koarmada l atau tepat di depan taman gurindam memang baru dibuka setelah selesai dikerjakan.
"Saat ini lokasi itu sudah dipadati pedagang untuk berjualan, dan dibuat menjadi tempat nongkrong bagi masyarakat," terangnya.
Menurutnya, lokasi tempat nongkrong sangatlah bagus, dan langsung menghadap lautan yang berada di tepi laut perairan Kota Tanjungpinang.
Sehingga tidak sedikit masyarakat, baik itu milenial dan orang dewasa membawa teman dan keluarganya untuk nongkrong dan menikmati makanan dan minuman di sejumlah warung yang berada di sepanjang jalan yang dibangun di masa mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun tersebut.
"Kalau yang nongkrong disini sangat ramai dikala sore hari, apalagi saat akhir pekan," ucapnya.
Lanjutnya, selain nongkrong, disepanjang jalan juga banyak masyarakat yang menggunakan jalur untuk berolahraga. Baik itu, jalan santai dan joging, serta bermain sepeda.
"Jadi bukan hanya untuk nongkorong saja, ada juga yang datang kemari untuk berolahraga,"tutupnya.
2.Terdampat Sejumlah Tempat Penginapan dan Makanan Di Daerah Tepi Laut.
Bagi Anda yang berkunjung di tepi laut, jangan khawatir masalah tempat penginapan dan tempat makan.
Sebab untuk tempat penginapan khususnya tidak jauh dari lokasi tepi laut, ada Hotel Oyo, Hotel Night and Day, Hotel Panorama dan lainnya. Sementara itu, untuk biaya penginapan disana juga cukup terjangkau, dan tidak terlalu mahal.
Sedangkan untuk tempat makan yang tidak jauh dari lokasi, juga ada Kawasan Kuliner Melayu Square, Potong Lembu, rumah makan sederhana, dan lainnya. Sejumlah tempat makan ini juga cukup terjangkau dan tidak sampai menguras kantong Anda.
3.Rute Untuk Sampai ke Lokasi Tepi Laut Kota Tanjungpinang.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke sejumlah Destinasi Wisata di tepi laut Kota Tanjungpinang ini juga terbilang cukup mudah.
Bagi Anda yang datang dari Kota Batam, Anda bisa menggunakan kapal Speedboat melalui Pelabuhan Telaga Punggur Kota Batam menuju Tanjungpinang dan tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.
Sedangkan bagi Wisatawan Mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia bisa menggunakan kapal menuju Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang. Lokasinya tidak jauh dari lokasi tepi laut Kota Tanjungpinang.
Bagi Anda yang tiba di Pelabuhan tersebut, dapat menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Jaraknya, hanya sekitar 750 meter dari Pelabuhan Sribintan Pura, Kota Tanjungpinang.
Selanjutnya, jika Anda Wisatawan yang menggunakan pesawat bisa tiba di Bandara RHF Kota Tanjungpinang.
Darisana Anda dapat menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat dan kurang lebih sekitar 14,8 km dari Bandara Raja Haji Fisabilillah ke daerah Tepi Laut Kota Tanjungpinang.
Berikutnya, jika Anda dari Kota Batam menggunakan kendaraan langsung, bisa menyeberang menggunakan kapal Roro dari Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam menuju Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban, Bintan.
Darimana, Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, jarak tempuhnya dari Tanjunguban, Kabupaten Bintan kurang lebih sekitar dua jam.
Dalam perjalanan Anda juga tidak perlu khawatir untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM), soalnya disepanjang jalan terdapat Pombensin.
3. Jadi Kawasan Wisata Populer
Kawasan tepi laut menjadi salah satu Destinasi Wisata populer di Kota Tanjungpinang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti usai mengikuti penutupan Kepri Ramadhan Fair 2024 di Tuguh Daun Sirih Emas Kota Tanjungpinang, Minggu (24/3/2024).
Menurutnya, alasan Kawasan tepi laut menjadi salah satu destinasi wisata populer, karena di seputaran lokasi tepi laut tempat berlangsungnya beberapa macam aktivitas, sehingga menimbulkan daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.
Apalagi saat ini lokasi tepi laut menjadi pusat keramaian, sehingga secara tidak langsung dapat dikunjungi wisatawan Domestik ataupun Mancanegara, karena ada daya tarik yang disesuaikan dengan segmen pasar, khususnya di bulan Ramadhan saat ini.Seperti Kepri Ramadhan Fair 2024 dan lainya.
Maka dari itu tuguh Sirih, dan sekitarnya menjadi suatu veniew baru tempat berbagai macam acara yang didukung dengan suasana yang sangat bagus di tepi laut.
"Mudah-mudahan aktivitas-aktivitas wisata bisa berlangsung disini, sehingga menjadi sebuah daya tarik baru untuk Kota Tanjungpinang," terangnya.
Lanjutnya, tidak di bulan Ramdhan saja, daerah tepi laut ini juga sering dikunjungi masyarakat, dan wisatawan Domestik serta Mancanegara.
Sebab pemandangannya sangat bagus, sehingga menjadi sasaran kunjungan masyarakat Kota tanjungpinang pada umumnya, khususnya dalam menikmati sunset di sore hari.
Apalagi disini juga didukung berbagai macam kuliner yang dijual oleh UMKM Kota Tanjungpinang.
Tidak hanya itu disini juga ada Laman Boenda, Gedung Gonggong, Gedung Lam, Melayu Square, dan Sentra Kreatif Indonesia yang akan hadir.
"Jadi ekosistem kawasan tepi laut ini akan menjadi sebuah daya tarik wisata baru, apalagi ada ivent-ivent yang digelar disini," tutupnya.(als)
Baca berita lainnya di Google News
Fotografer Luar Negeri Ikut Explore Kepri 2025, Tampilkan Pariwisata Kepri Dari Sisi Lain |
![]() |
---|
Dispar Kepri Kejar Relaksasi Visa, Magnet Buat Dongkrak Kunjungan Wisman, Bangkitkan Pariwisata |
![]() |
---|
Guntur Sakti Beri 3 Pesan di Pelantikan HPI Kepri, Pramuwisata Punya Skill, Pengetahuan dan Attitude |
![]() |
---|
Wisata Kepri di Safari Lagoi Bintan, Pengunjung Bisa Lihat Satwa Liar Dari Dekat |
![]() |
---|
Menilik Asal Usul Nama Wisata Pantai Batu Kasah, Warisan Sejarah di Masyarakat Natuna |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.