Rabu, 29 April 2026

PILKADA KEPRI 2024

Pilkada Kepri 2024 - Daftar Sejumlah Nama Berpotensi Maju Pilwako dan Pilbup

Tribun Batam merangkum sejumlah daftar nama berpeluang maju pada Pilkada Kepri 2024 di sejumlah kabupaten dan kota. Siapa saja mereka?

|
Tribunnews.com
ILUSTRASI PILKADA KEPRI 2024 - Tribun Batam merangkum daftar nama berpeluang maju Pilkada Kepri 2024 pada sejumlah kabupaten dan kota. 

Irwansyah bahkan mengungkap sedikitnya menyiapkan 50 baliho yang terpasang pada sejumlah titik di Batam.

Langkah ini sebagai upaya sosialisasi untuk mendapat dukungan dari masyarakat.

"Sosialisasi biar masyarakat itu mengetahuinya. "Mereka mengharapkan kami bisa memimpin Kota Batam," ujar Irwansyah kepada TribunBatam.id, Rabu (13/3).

Menurut Irwansyah, masyarakat Batam sudah mengenal sosok Amsakar sebagai Wakil Wali Kota Batam saat ini. Begitu juga, masyarakat mengenal Irwansyah sebagai Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Sejauh ini, niat keduanya mendapat respons yang baik dari masyarakat Batam. Irwansyah menyebut, Amir sudah digaungkan sejak 2023 lalu, dan 2024 ini difinalkan.

Selain baliho, pihaknya juga melakukan sosialisasi dari media sosial dan turun langsung ke masyarakat Batam.

Pilwako Tanjungpinang 2024

Ade Angga

Ade Angga dipercaya Partai Golkar untuk maju sebagai bakal calon Walikota Tanjungpinang.

Ia membenarkan jika dirinya telah menerima surat tugas dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto untuk maju di Pilwako Tanjungpinang 2024.

"Saya sudah terima surat tugas dari Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto pada Selasa (21/11/2023) kemarin. Tentu sebagai kader saya siap dan ini amanah yang besar," katanya, Rabu (22/11/2023).

Sebagai kader, pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang itu akan menindaklanjuti amanah Ketum Partai Golkar itu.

Nama Ade Angga bukan pertama ini menjadi sorotan.

Ia mengajukan pengunduran diri di DPRD pada 3 Mei 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS - Ade Angga dan Ketua Golkar Tanjungpinang Datangi Kantor Bawaslu, Ada Apa?

Pengunduran diri Ade Angga setelah partai memintanya maju sebagai calon Wakil Walikota Tanjungpinang sisa masa jabatan 2018-2023.

Menemani Rahma yang naik jadi Walikota Tanjungpinang definitif sejak Senin (21/9/2020).

Rahma yang semula Wakil Walikota Tanjungpinang menggantikan posisi Almarhum Syahrul yang wafat akibat sakit pada 28 April 2020.

Namun ia kalah dengan Endang Abdullah saat pemilihan Wakil Walikota Tanjungpinang di DPRD.

Sebanyak 29 anggota DPRD Tanjungpinang menyalurkan hak pilihnya dalam proses penghitungan suara untuk pemilihan Wakil Wali kota Tanjungpinang, Senin (10/5/2021).

Dalam penghitungan suara itu, Endang Abdullah memperoleh 15 suara atau unggul 1 suara dari Ade Angga yang mendapatkan 14 suara.

Lis Darmansyah

Lis Darmansyah juga digadang-gadangkan akan kembali maju sebagai bakal calon Wali Kota Tanjungpinang pada Pilwako Tanjungpinang 2024 nanti.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau (Kepri) ini digadang-gadang kembali maju oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kepri.

Sosoknya juga tidak asing lagi di Kota Tanjungpinang, karena pernah menjadi Wali kota Tanjungpinang periode 2013-2018.

Bahkan, Lis Darmansyah juga pernah satu periode memimpin Kota Tanjungpinang bersama mendiang Syahrul.

Sebelum menjadi Walikota Tanjungpinang, Lis juga pernah menjadi Wakil Rakyat diDPRD Kota Tanjungpinang periode 2002-2004.

Baca juga: Pilwako Tanjungpinang 2024 - Lis Darmansyah Tunggu Arahan PDIP, Ade Angga Siap Maju

Dari sana, Lis Darmasnyah melenggang maju dan duduk menjadi anggota DPRD Kepri periode 2004-2009.

Selanjutnya, kembali duduk lagi menjadi anggota DPRD Kepulauan Riau periode 2009-2013.

Dirinya mencoba untuk maju menjadi Wali kota Tanjungpinang.

Serta kembali duduk pada periode 2013-2018.

Setelah itu, Lis Darmansyah maju menjadi Anggota DPRD Kepri periode 2019-2024.

Rahma (Petahana)

Sosok Rahma merupakan petahana serta pernah menjabat sebagai Walikota Tanjungpinang definitif.

Amanah sebagai kepala daerah di ibu kota Provinsi Kepri itu ia emban saat Walikota Tanjungpinang sebelumnya, alm H. Syahrul meninggal dunia akibat covid-19.

Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Walikota Tanjungpinang.

Rahma kerap sedih ketika mengenang sosok alm. Syahrul yang ia anggap sebagai ayah itu.

Sebelum bergabung dengan NasDem, Rahma sebelumnya merupakan kader Partai Golkar.

Baca juga: Pj Walikota Tanjungpinang Kesal Rahma Temui Warga di Akau Potong Lembu

Soal Pilwako Tanjungpinang 2024, Rahma telah mendaftar sebagai calon Wali Kota ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Tanjungpinang di Km 7, Tanjungpinang, Senin (22/4/2024).

Pendaftaran Rahma didampingi oleh jajaran Partai Nasional Demokrat (NasDem), Sekretaris DPC NasDem Tanjungpinang, Abdul Salam, Ketua OKK Partai NasDem Provinsi Kepri, Iwan Kusmawan dan sejumlah simpatisan.

Kehadiran Rahma beserta rombongan disambut Ketua DPC Partai Demokrat Agus Wibowo, Sekretaris DPC Bambang, Bendahara Rina Febriani serta Anggota Tim Penjaringan dari DPC Partai Demokrat.

Rahma menyebutkan, ia sudah berkomunukasi dengan Tim Penjaringan dari Demokrat dan mengambil formulir sejak beberapa hari lalu.

"Nah hari ini kami pengembalian berkas sekaligus resmi mendaftarkan diri untuk pencalonan, semoga lancar ke depannya," terangnya.

Pilkada Bintan 2024

Roby Kurniawan (petahana)

Bupati Bintan Roby Kurniawan tertawa lepas saat ditanyai soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ekspresi wajah orang nomor satu di Bintan itu seakan senang berbicara soal Pilkada.

Kepada wartawan, Roby tak membantah jika akan maju kembali sebagai calon Bupati Bintan pada Pemilihan Bupati (Pilbup) tahun ini.

"Saya siap saja jika diusung Partai Golongan Karya," kata Roby, Kamis (4/4/2024).

Disinggung soal pasangannya di Pilkada Bintan 2024, Roby belum bisa menjawab secara pasti.

Kendati demikian, pihaknya tak menutup kemungkinan menerima partai lain bergabung dengan Golkar.

Disinggung kemungkinan akan berpasangan dengan Ahdi Muqsith (Wakil Bupati Bintan saat ini), Roby dengan gamblang mengatakan, boleh-boleh saja.

"Kalau beliau mau dan diusung kembali ya boleh-boleh saja," katanya.

Ia menyampaikan jika dipercaya maju sebagai calon Bupati Bintan lagi, dengan siapa pun dipasangkan dia selalu siap.

"Saya selalu siap dan dengan siapa saja, toh nantinya yang memilih adalah rakyat," katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut segala sesuatu yang berkaitan dengan Pilkada akan diumumkan beberapa bulan lagi.

"Ditunggu saja ya, kepastiannya seperti apa," ujar putra Gubernur Kepri, Ansar Ahmad itu.

Khazalik

Sosok Khazalik tak asing bagi warga Bintan.

Ia dipercaya sebagai Wakil Bupati Bintan 2010-2015 mendampingi Ansar Ahmad yang saat itu menjabat Bupati Bintan.

Terbaru, Partai Nasdem terang-terangan mendukung Ketua Nasdem Bintan Khazalik menjadi bakal calon Bupati Bintan.

Perkataan itu datang dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Kabupaten Bintan, Mirwan.

"Kami optimistis pak Khazalik bakal maju di Pilkada Bintan," kata Mirwan saat dikonfirmasi TribunBatam.id, Rabu (20/3).

Menurutnya, dasar Nasdem mengusung beliau, dengan berbagai macam latar belakang.

"Pertama pak Khazalik pernah jadi wakil Bupati Bintan periode 2010 -2015, dan saat ini dia masih di percayai masyarakat Bintan. Baru-baru ini dia dapat 12.251 di dapil 2, Bintan -Lingga," kata dia.

Disinggung soal bakal berkolaborasi dengan partai mana, Mirwan belum bisa menyampaikan secara detail.

"Sedang tunggu koalisi di tinggkat provinsi terlebih dahulu. Jika sudah ada arahan maka kami akan tegak lurus," kata Anggota DPRD Bintan itu.

Pilkada Karimun 2024

Sri Rezeki

Sri Rezeki mendapatkan restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk maju dalam Pilkada Karimun 2024 atau Pilbup Karimun tahun ini.

Lampu hijau Sri Rezeki untuk ikut dalam Pilkada Karimun 2024 itu terungkap saat silahturahmi DPC Partai Gerindra yang turut dihadiri Ketua DPP Partai Gerindra, Endipat Wijaya belum lama ini.

Ketua Bappilu Partai Gerindra Karimun, Edwar Kelvin mengatakan setelah mendapatkan restu pihaknya langsung melakukan konsolidasi terhadap partai politik lainnya terkait langkah-langkah menuju Pilkada Karimun 2024.

"Alhamdulillah setelah silahturahmi, ibu Sri Rezeki direstui untuk ikut pertarungan Pilkada Karimun bulan November mendatang. Dan kami juga diminta harus melakukan konsolidasi terhadap partai-partai lain," ujar Edwar Kelvin.

Edwar Kelvin menambahkan, majunya Sri Rezeki dalam Pilbup Karimun 2024 tidak terlepas dari peningkatan suara yang signifikan pada Pemilu Legislatif 2024 .

Dengan pertimbangan perolehan kursi Wakil Ketua I DPRD Karimun.

Kemudian Ketua atau Pimpinan DPRD Provinsi Kepri, satu kursi DPR RI dan Ketua umum Prabowo juga ditetapkan sebagai Presiden terpilih.

"Tentu menjadi modal besar untuk memajukan kader Gerindra dalam berkompetisi di Pilkada mendatang," ujarnya.

Hingga saat ini pihaknya akan merumuskan lebih lanjut dan melihat secara komprehensif terkait pengusulan Sri Rezeki sebagai Bupati atau Wakil Bupati.

"Kalau melihat perolehan Pemilu 2024, dengan hanya menggandeng satu partai atau dua kursi lagi, kita sudah bisa mengusulkan ibu Sri sebagai K1 (Bupati-red)," ujarnya.

"Tapi kalau untuk cerita menang, ada banyak indikator-indikator yang harus dipertimbangkan, bisa saja diusulkan menjadi wakil, semua masih fluktuatif," timpanya.

Dari usulan itu nantinya hasil konsolidasi antar sesama partai tetap memperhatikan aspirasi-aspirasi dari masyarakat utamanya masukan dari Anggota DPRD terpilih.

Sementara, Sri Rezeki dikonfirmasi mengaku siap bertarung di terkait persoalan majunya dalam kontestasi Pilkada 2024.

"Kalau saya pribadi tentu selalu siap. Cuma terkait langkah-langkah politik, kita sudah percayakan ke Ketua Bappilu untuk merumuskan bersama teman-teman," ujar Sri Rezeki.

Ing Iskandarsyah

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ing Iskandarsyah dipastikan mencalonkan diri sebagai calon bupati pada Pilkada Karimun 2024 ini.

Bahkan sejumlah masyarakat, tokoh pemuka agama, dan tokoh milenial telah menyatakan sikap siap mendukung Ing Iskandarsyah sebagai calon Bupati Karimun periode 2024-2029.

Ia bahkan telah mendapat restu dari Nurdin Basirun.

Ing Iskandarsyah bukan orang baru dalam Pilkada Karimun.

Pada periode sebelumnya, ia maju bersama Anwar Abubakar.

Lawannya, Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim.

Tim mereka bahkan sampai mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas kemenangan Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim pada Pilbup Karimun 2020.

"Insya Allah para relawan dan tokoh-tokoh masyarakat meminta saya untuk ikut lagi di Pilkada Karimun," ujar Ing Iskandarsyah, Rabu (20/3/2024).

Peluang mantan anggota DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah melenggang sebagai orang nomor satu di Kabupaten Karimun semakin besar.

Pasalnya Bupati Aunur Rafiq yang sempat menjadi rivalnya itu telah berakhir menjabat Bupati Karimun dua periode di tahun ini.

Bahkan, Iskandar dengan tekad dan semangatnya mengaku telah mempersiapkan segalanya dengan sungguh-sungguh.

"Kami sudah melakukan komunikasi terkait pasangan dan juga membangun komunikasi dengan partai lain. Karna kami perlu minimal tiga kursi lagi untuk dapat tiket mendaftar sebagai calon bupati di pilkada 2024," ujarnya.

Iskandar menjelaskan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karimun di Pileg tahun ini berhasil memperoleh tiga kursi di DPRD Karimun.

Sementara, persyaratan minimal adalah 20 persen dari total 30 kursi. Artinya minimal untuk daftar pencalonan bupati butuh enam kursi.

Selain itu, kesiapan dirinya untuk mencalonkan kembali sebagai calon Bupati Karimun karena didasari dengan niat untuk memajukan Karimun ke arah yg lebih baik untuk masa depan.

"Dengan meningkatnya kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, mengurangi Kemiskinan, membangun infrastruktur dan menjadikan Karimun menarik dan mudah dalam dunia investasi," ujarnya.

Dalam akun media sosial Facebook milik Ing Iskandarsyah, ia juga terdapat poster yang bertulis Bakal Calon Bupati Karimun lengkap dengan slogan untuk Karimun Maju dan Berbudaya.

Yova Apriazir

Sosok Yova Apriazir yang mendapatkan dukungan dari Nurdin Basirun, untuk maju dalam kontestasi Pilkada mendampingi Ing Iskandarsyah.

Diketahui Yova Apriazir merupakan ASN aktif dengan jabatan Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda di Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kedekatan Nurdin dan Yova layaknya orangtua dan anak. Pasalnya saat Nurdin menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Yova pernah menjadi ajudannya.

Saat dikonfirmasi mengenai kesiapannya maju di Pilkada tahun ini, Yova dengan tegas mengaku siap dan meminta doa serta dukungan masyarakat.

"Intinya saya siap, dukungan yang diberikan pak Nurdin itu layaknya dukungan orangtua kepada anaknya," ujarnya Yova Apriazir, Minggu (21/4/2024).

Disinggung status ASN aktif yang melekat, Yova siap mundur apabila telah ditetapkan sebagai calon tetap oleh partai politik (parpol).

"Kalau sekarang masih tahapan Pilkada, dalam peraturannya ASN berhenti apabila telah ditetapkan sebagai calon tetap. Sekarang prosesnya untuk mengambil hati masyarakat," ujarnya.

Meskipun begitu, hingga saat ini Yova masih menunggu parpol untuk meminang dirinya maju Pilkada mendampingi Ing Iskandarsyah.

Yova dan Iskandarsyah, keduanya telah saling mengenal hampir tiga tahun dan sering berkomunikasi saat berkunjung di Kabupaten Karimun.

Komunikasi mereka semakin intens ketika Nurdin Basirun yang juga memberikan dukungan untuk maju menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun.

"Sampai saat ini saya masih menunggu belum ada yang meminang. Kalau partai yang ngurus masih pak Ing Iskandar, saya tidak boleh karna masih ASN," ujarnya.

"Memang secara personal saya nyaman dengan beliau dan juga satu tujuan. Itulah sebabnya kami siap maju membawa perubahan untuk Kabupaten Karimun," timpanya.

Muhammad Firmansyah (Sekda)

Muhammad Firmansyah menyatakan siap mundur dari jabatan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun usai ditetapkan sebagai bakal calon peserta kontestasi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Karimun 2024.

Melalui juru bicaranya Trio Wiramon, Firmansyah siap untuk melepas jabatan serta status Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya sesuai aturan yang berlaku.

Hal itu berdasarkan Putusan MK nomor 41/PUU-XII/2024 tentang Hak Politik ASN, disebutkan pengunduran diri ASN yang mencalonkan sebagai Kepala Daerah dilakukan usai adanya penetapan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Terkait status ASN Bapak Muhammad Firmansyah, beliau telah menegaskan siap untuk mundur, jika nantinya telah ada penetapan sebagai Calon Bupati oleh KPU Karimun," ujar Trio Wiramon, Senin (22/4/2024).

Amon menambahkan, saat ini menjelang penetapan oleh KPU, Firmansyah masih mencari dukungan dari partai politik (parpol) guna memperkuat suaranya di Pilkada Karimun 2024 mendatang.

"Untuk kendaraan kita belum menjanjikan itu. Tapi, begitu ada dukungan kita segera umumkan," ujar pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

"Dengan kesiapan beliau dan semua konsekuensinya, ketika beliau ditetapkan sebagai kandidat oleh KPU, maka kita akan siapkan semua berkasnya," timpanya.

Sebelumnya, Firmansyah telah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Karimun.

Nama Firmansyah masuk dalam daftar empat calon yang bersaing untuk mendapatkan suara Partai Demokrat.

Selain Firmansyah, ada Raja Baktiar, Muhammad Yusuf Sirat dan Bakti Lubis.

Pilkada Lingga 2024

Muhammad Nizar (petahana)

Muhammad Nizar disebut-sebut maju pada Pilkada Lingga 2024.

Saat ini diamanahkan sebagai Bupati Lingga definitif.

Jumat (26/2/2021), ia dilantik Gubernur Kepri Ansar Ahmad di aula Wan Seri Beni kantor Gubernur Kepri di Dompak.

Ia tidak sendirian. Ada Neko Wesha Pawelloy yang mendampinginya sebagai Wakil Bupati Lingga terpilih, Neko Wesha Pawelloy.

Namun di pertengahan jalan, Neko Wesha Pawelloy memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.

Anak dari mantan Bupati Lingga Alias Wello itu mantap bergabung dengan Partai Perindo.

Nama Muhammad Nizar bagi warga Lingga tak asing, khususnya di dunia birokrat.

Saat menjabat sebagai Wakil Bupati Lingga pada kepemimpinan Alias Wello, pria kelahiran Kelombok ini rajin terjun langsung ke masyarakat.

Ia juga dikenal dekat dan seeing kali disebut-sebut namanya oleh masyarkat dari berbagai kalangan.

Pria yang selalu tampil sederhana ini diungkapkan oleh salah seorang pemuda di kampung tempat kelahiran Nizar menyebutkan, Muhammad Nizar yang lebih akrab dipanggil bang Nizar merupakan anak dari seorang masyarakat biasa.

“Ayah bang Nizar itu hanya seorang guru agama dan mengajar mengaji di kampung kami,” ujar teman sekampungnya, Safar.

Sederet prestasi bagi Nizar bukan hal spontan.

Ia pernah diamanahkan menjadi Ketua DPRD Lingga hingga menjadi Wakil Bupati Lingga adalah titipan dari yang Maha Kuasa kepada dirinya.

Erwan Bachrani

Nama Erwan Bacharani disebut-sebut sebagai pendamping Muhammad Nizar di Pilkada Lingga 2024.

Keduanya sama-sama berasal dari Partai NasDem.

Erwan Bachrani angkat bicara soal dirinya disebut berpotensi jadi bakal calon mendampingi Muhammad Nizar dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Lingga 2024.

Saat ditemui Tribunbatam.id, Erwan mengaku siap jika memang mendapat perintah dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk mendampingi Nizar.

"Saya saat ini sebagai kader Nasdem. Intinya saya patuh terhadap apa yang diperintahkan. Jika dipinta, saya siap mendampingi, jika perintah dari ketua umum ataupun juga Ketua DPW Nasdem Kepri Pak Muhammad Rudi," ungkapnya, Minggu (24/3/2024) malam.

Secara politik ia menjelaskan, jika Khazalik yang saat ini berhasil meraup suara di DPRD Kepri Dapil Bintan-Lingga maju di Pilkada Bintan, Erwan yang akan menggantikan posisi Khazalik di DPRD.

Erwan mengaku jika ia merupakan satu-satunya kader Nasdem yang direkomendasikan Muhammad Nizar untuk maju di DPRD Kepri.

"Kalau bicara historis, Lingga ini tak akan mungkin satu pasangan calon dengan wilayah yang sama, jadi ada Daik dan Dabo, atau Senayang, jadi tak mungkin Daik sama Daik," ujarnya

Menurut pria 41 tahun ini, meskipun ia berada di partai yang sama dengan Muhammad Nizar, tidak dipungkiri mereka bisa memenangkan Pilkada.

Dari sejarah yang lewat, pasangan Alias Wello dan Muhammad Nizar memenangkan Pilkada Lingga periode 2016-2021. Keudanya saat itu berada dalam satu partai yang sama.

Kemudian, Muhammad Nizar bersama Neko Wesha Pawelloy juga berhasil memenangkan Pilkada Lingga untuk periode 2021-2024.

"Terbukti 2 periode Nasdem-Nasdem memenangkan Pilkada. Karena memang soal sektoral dua wilayah, antara Daik, Dabo, dan Senayang," ucapnya.

Dari segi hubungan, Muhammad Nizar dan Erwan Bachrani sudah saling mengenal dan bergaul sejak 2007.

Saat itu Erwan merupakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Sementara Nizar tergabung dalam salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Lingga.

"Kami sama-sama di aktivis, dalam segi pergaulan sejak 2007 kami berhubungan baik hingga saat ini. Nizar ini memang orang yang baik, kalau bicara karakter dia orang yang sabar," ungkapnya.

Erwan mengakui, ia dibesarkan oleh Golkar hingga pada 2021 dirinya berlabuh di Nasdem hingga saat ini.

Pilkada Natuna 2024

Mustamin Bakri

Nama Mustamin Bakri makin bersinar setelah PAW menggantikan Hadi Candra yang terseret kasus korupsi.

Mereka sama-sama politisi Partai Golkar.

Terkait Pilkada Natuna 2024, Mustamin Bakri termasuk salah seorang di antara 17 calon kepala daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang dipanggil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar).

Anggota DPRD Provinsi Kepri ini menjadi calon kepala daerah dari Kabupaten Natuna bersama Hadi Candra dari partai Golkar.

Ia mengaku telah mendapat undangan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Air Langga untuk menghadiri rapat terkait pembahasan calon kepala daerah dari partai berlambang pohon beringin itu.

"Dari seluruh Indonesia ada 1.117 calon, dan Kepri ada 17 orang termasuk saya dan bang Can (Hadi Candra)," kata Mustamin saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, Ranai, Kabupaten Natuna, Minggu (7/4).

Namun sayangnya kata Mustamin, ia tak dapat memenuhi panggilan partainya.

Sebab transportasi udara dari Natuna ke Jakarta pada hari Jumat lalu penuh.

"Kegiatan hari Sabtu kemarin, saya tak bisa berangkat, seat pesawat penuh di hari Jumat," ujarnya.

Bahkan menurut Mustamin, bukan hanya dirinya yang tak dapat memenuhi panggilan DPP Partai Golkar. Bahkan sejumlah calon lain dari Kota Tanjungpinang juga tidak bisa hadir.

"Alasannya sama, seat pesawat penuh," jelasnya.

Baca juga: KPU Kepri Bakal Coret Hadi Candra dan Ilyas Sabli dari DCT Pemilu 2024

Meski begitu, Mustamin yang saat ini berstatus anggota DPRD Provinsi Kepri pengganti atau PAW Hadi Candra, dan juga anggota DPRD Provinsi Kepri terpilih periode 2024-2029, siap melaksanakan perintah partai untuk pilkada 2024 mendatang.

"Pada prinsipnya saya siap melaksanakan perintah partai," katanya.

Di sisi lain, saat ditanyakan terkait apakah dia bakal maju Pilkada di Kabupaten Natuna 2024? Mustamin menjelaskan bahwa, dirinya masih menunggu keputusan PKPU terkait aturan anggota legislatif harus mengundurkan diri atau cuti jika ikut Pilkada.

"Yang jelas ini masih dalam pembahasan. Politik itu dinamis," lugas Mustamin.

Wan Siswandi (petahana)

Wan Siswandi, S.Sos., M.Si merupakan Bupati Natuna definitif.

Ia lahir di Sungai Ulu, 2 Januari 1969

Berikut profilnya melansir laman Pemkab Natuna

  • Tamat SDN 009 Sepempang tahun 1983
  • Tamat SMP Negeri 1 Ranai 1986
  • Tamat SMA 1 Ranai pada tahun 1989
  • Tamat Universitas Islam Riau (UIR) S1 tahun 1997
  • S2 di Universitas Islam Riau (UIR) tahun 2009

Pengalaman Kerja:

  • Kepala Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur dan dari 1997 sampai dengan 2000
  • Sekretaris Kelurahan Ranai dari tahun 2003 hingga 2004
  • Lurah Ranai pada tahun 2004 sampai 2005
  • Camat Bunguran Timur pada tahun 2005 sampai 2006
  • Kepala Bagian Kepegawaian 2006 hingga 2008
  • Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Natuna 2008 hingga 2011
  • Kepala Dinas Perhubungan Natuna untuk periode tahun 2011-2016
  • Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Natuna
  • Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna 2016 – 2020

Rodhial Huda (petahana)

Rodhial Huda kini menjabat sebagai Wakil Bupati Natuna definitif mendampingi Wan Siswandi.

Namanya berpotensi maju pada Pilkada Natuna 2024.

Ia lahir di Sedanau, 03 Agustus 1967.

Berikut profil Rodhial Huda melansir laman Pemkab Natuna:

Riwayat Pendidikan:

  • TAMAT SD Negeri Sedanau pada 1974
  • TAMAT MTs Sedanau pada 1980
  • TAMAT SMA Negeri 2 Tanjungpinang pada 1985
  • Diklat yang diikuti, The High Speed Craft Course For Administrator dan Axaminer dan Up Grading Marine Inspektor Type A pada 2000

Pengalaman Kerja:

  • General Affair Manager di PT Baruna Bina Segara pada Tahun 2000 sampai 2004
  • Kepala Batam Poseidon Maritime Traning Center pada 2000 sampai 2003

Penghargaan:

  • Honorary Citizen pada 2017. Motivasi pencalonan, membangun Sektor Unggulan Daerah Berbasis Kemaritiman. Target sasaran, Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah

Pilkada Anambas 2024

Wan Zuhendra (Petahana)

Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra minta restu untuk ikut Pilkada Anambas 2024 sebelum mengakhiri sambutannya saat Musrenbang Anambas.

Imbasnya, celoteh Wabup Anambas, Wan Zuhendra itu lantas mendapat tepuk tangan yang gemuruh dari sejumlah peserta rapat di aula Prof M. Zein, Kantor Bupati Anambas.

Politisi PDIP itu mengaku akan mempersiapkan diri untuk ikut maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Anambas mendatang.

Oleh karenanya, ia memohon dan meminta doa restu untuk kembali melanjutkan kepemimpinan daerah kepada seluruh peserta Musrenbang, khususnya tokoh pejuang BP2KKA yang hadir.

Ia mengistilahkan, 'kapal sudah berlayar dan jauh sudah berjalan'.

"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan juga kepada tokoh-tokoh BP2KKA mohon doa restunya, kapal sudah berlayar dan jauh sudah berjalannya tentu saya mohon doa restunya untuk melanjutkan kepemimpinan dimasa yang akan datang," ucapnya di hadapan peserta rapat.

Di tengah situasi itu, dirinya masih merahasiakan dan enggan mengungkapkan calon pendampingnya untuk maju pada Pilkada Anambas 2024.

"Dengan siap tentu masih rahasia," jelasnya dengan garis senyum melebar.

Namun ia berharap, dengan keikutsertaannya kembali sebagai calon bupati akan dapat melanjutkan perwujudan cita-cita atau visi dan misi dikepemimpinan sebelumnya.

"Mudah-mudahan kepemimpinan yang berkelanjutan akan mempercepat proses cita-cita perjuangan Kabupaten Kepulauan Anambas di masa yang akan datang," terangnya.

Terakhir dengan penyampaiannya itu, Wan Zuhendra juga memaklumi adanya pandangan-pandangan yang pro dan kontra terhadap niat baiknya untuk maju di Pilkada Anambas.

"Kalau ada yang mendengar tidak senang boleh saja, kalau yang senang mari bersama kita wujudkan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Kepulauan Anambas di masa mendatang," pungkasnya

Amat Yani

Nama Amat Yani kian santer disebut maju pada Pilkada Anambas 2024.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini sebelumnya merupakan anggota DPRD Anambas.

Ia bahkan pernah menjabat Ketua DPRD Anambas.

Pada periode sebelumnya, ia bahkan terpilih meski pindah dapil.

Sebelumnya ia dapil III (Pulau Jemaja dan sekitarnya).

Ia kemudian pindah ke dapil I (Siantan, Siantan Selatan dan Siantan Timur).

Meski belum ada pengumuman resmi darinya, namun namanya kian santer dibicarakan pada Pilkada Anambas 2024 ini.

Raja Bayu Febri Gunadian

Raja Bayu Febri Gunadian adalah putra daerah Anambas, kelahiran Tarempa, 17 Februari 1980.

Pria yang genap berusia 44 tahun pada 2024 ini tentunya sudah tak asing lagi bagi warga Anambas.

Raja Bayu dengan nama tenar RB'One dikalangan masyarakat ini adalah tokoh politik di legislatif Anambas.

Menjabat sebagai dewan, terhitung sudah tiga periode didudukinya sejak tahun 2015.

Meski tak lagi berkompetisi di pemilihan legislatif 2024, namun ia kini masih tercatat menjabat di DPRD Anambas.

Raja Bayu menempuh pendidikan di SD Negeri 001 Terempa tahun 1987-1992.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 2 Terempa tahun 1992-1995 dan SMU Negeri 3 Pekanbaru tahun 1995-1998.

Ia kemudian melanjutkan jenjang perguruan tinggi atau kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru pada tahun 1998-2004.

Dalam riwayat pekerjaannya, Raja Bayu sudah menjabat atau menjadi dewan Kabupaten Anambas sejak tahun 2009 hingga 2014.

Setelahnya pada periode selanjutnya 2014 - 2019 ia kembali terpilih dan nasib baik masih terus mengantarkannya sebagai wakil rakyat hingga diperiode 2019 -2024.

Juga dalam riwayat organisasinya, sejumlah jabatan ketua pernah diembannya terkhusus di organisasi partai politik.

Jabatan mentereng itu seperti Ketua Bapilu Partai Bintang Reformasi.

Dalam internal Partai Golkar, Raja Bayu juga sempat menjabat sebagai Ketua DPD 2 Partai Golkar Anambas tahun 2015 - 2016.

Selanjutnya saat ini, menjabat Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anambas periode 2023 - 2028.

Muhammad Delta

Muhammad Delta kini dipercaya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Anambas.

Ia sebelumnya dikenal sebagai ajudan Bupati Anambas Tengku Muhktaruddin.

Meski belum ada pengumuman resmi, namun informasi yang berkembang ia mantap maju sebagai bakal calon Bupati pada Pilkada Anambas 2024.

Saat ini Demokrat fokus membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024.

Penjaringan calon kepala daerah dari Demokrat ini telah dibuka sejak tanggal 16 hingga 30 April 2024.

Pendaftaran calon kepala daerah lewat jalur politik Partai Demokrat ini juga dibuka untuk umum dan gratis.

"Kami open buat siapa saja baik kader, tokoh masyarakat, pihak pengusaha dan lainnya. Namun kami juga memberikan kesempatan yang utama bagi putra daerah Anambas," ucapnya saat dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id, Kamis (18/4).(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Aminuddin/Alfandi Simamora/Ronnye Lodo Laleng/Yeni Hartati/Febriayuanda/Muhammad Ilham/Novenri Halomoan Simanjuntak/*)


Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved