MATA LOKAL CORNER

Parkir di Batam Harus Punya Garis Area yang Jelas, Tak Boleh Dibuat Uji Coba

Lik Khai juga menilai, dari dulu permasalahan parkir di Kota Batam tak kunjung beres. jika parkir berlangganan ataupun naik tarifnya

Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Istimewa
MLC- Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai saat hadir dalam kegiatan MLC Tribun Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai membahas soal kesopanan juru parkir (jukir) saat Mata Lokal Corner (MLC), Kamis (30/5/2024).

Dia mencontohkan jukir di salah satu rumah makan, ada yang berlaku sopan, sehingga warga yang memberi uang tidak dipermasalahkan soal besar nilainya.

Lik Khai juga menilai, dari dulu permasalahan parkir di Kota Batam tak kunjung beres.

Ia juga sudah minta, jika parkir berlangganan ataupun naik tarifnya, ada kejelasan soal lokasi-lokasi parkir yang harus digarisi areanya.

"Sekarang kan ini tidak (jelas-red), ada gak garis parkir?," ungkap dia.

Lik Khai mengaku, sejak awal parkir berlaku dan Perda disahkan, dirinya tidak mengetahui.

Baca juga: Stiker Berlangganan Parkir di Batam Siap Ditebar, Ini Lokasi Pendaftaran dan Tarifnya

"Karena ini mencakup saya tidak di anggota Pansus. Saya tidak tau apakah di Pansus itu tercatat mau berlakukan, menaikkan distribusi parkir dengan berbagai ketentuan," ucapnya.

Menurutnya, suatu kenaikan parkir dari Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu itu sangat signifikan, dengan kenaikan 100 persen.

"Dishub harus siap dulu, tidak bisa dibuat uji coba. Sekarang ini kan buat uji coba, boleh hampir tiap hari ribut," ujarnya.

Dari pandangannya, tarif parkir Rp 4 ribu sudah bikin keresahan dimana-mana.

Baca juga: Tarif Parkir di Bawah Jembatan 1 Barelang Batam Mahal, Satu Motor Kena Rp10 Ribu

"Pengendara mobil resah, yang jual makanan resah, semua resah. Kenapa? Berat lho, satu hari di Nagoya kita parkir mobil, 5 kali sudah Rp 20 ribu. Itu kalau dapat jukir yang sopan tak apa-apa," jelasnya.

Lik Khai menilai,menaikkan parkir bukan untuk meningkatkan pelayanan.

"Kalau jukir-jukir itu dihilangkan semua, itu sudah pelayanan paling bagus. Gak perlu kok jukir itu, yang penting garis-garis parkir itu jelas," tambahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved