PENGELOLAAN PELABUHAN BATAM CENTRE

Breaking News - Synergy Tharada Kelola Pelabuhan Batam Centre Berakhir Hari Ini

Kontrak PT Synergy Tharada mengelola Pelabuhan Batam Centre setelah 22 tahun berakhir hari ini, Kamis (1/8/2024).

|
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Potret Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre belum lama ini. Pengelolaan Pelabuhan Batam Centre oleh PT Synergy Tharada setelah 22 tahun berakhir hari ini, Kamis (1/8/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pengelolaan Pelabuhan Ferry Batam Centre oleh PT Synegy Tharada berakhir hari ini, Kamis (1/8/2024).

Ini sekaligus mengakhiri konsesi PT Synergy Tharada mengelola Pelabuhan Batam Centre setelah 22 tahun lamanya.

Pengelolaannya bakal dipegang oleh PT Metro Nusantara Bahari sebagai pemenang tender.

Metro Nusantara Bahari ditetapkan menjadi pemenang berdasarkan pengumuman hasil lelang pemilihan mitra kerja sama pemanfaatan dalam rangka penyediaan infrastruktur untuk pembangunan.

Kemudian pengoperasian dan pengembangan Terminal Ferry Internasional Batam Centre nomor 22/PP.PBC/7/2024 tanggal 17 Juli 2024.

Manajemen PT Synergy Tharada pun mulai mengeluarkan sejumlah aset pribadi mereka.

Manajer Operasional PT Synergy Tharada, Nika Astaga mengaku tidak ada pembicaraan mengenai pengelolaan pelabuhan kedepan.

Khususnya mengenai transisi menjelang konsesi berakhir.

“Sudah dari sejak kemarin kami mulai mengeluarkan aset-aset pribadi. Apa yang menjadi hak kami, aset kami kami keluarkan,” ujar Nika Astaga, Rabu (31/7).

Ia menegaskan, jika nantinya terjadi ricuh seperti sistem layanan pelabuhan, maka hal itu bukan lagi tanggungjawab Synergy Tharada setelah masa kontrak berakhir.

Selain aset, sejumlah sekuriti yang semula bertugas di sana kini terancam dirumahkan.

Baca juga: 22 Tahun Jadi pengelola Pelabuhan Batam Centre, PT Synergy Tharada Tak Mau Ada Keributan

Belum ada kejelasan terkait nasib para sekuriti.

Sementara Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam memastikan tidak ada persoalan yang terjadi pada masa transisi hingga berakhirnya konsesi dengan pengelola saat ini.

Wan juga memastikan Pelabuhan Internasional Batam Centre tetap berjalan normal seperti biasa meski konsesi pengelolaan Pelabuhan Batam Centre berakhir.

"Konsesinya lagi proses," ujar Wan Darussalam ditemui di Hotel Radisson, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (31/7/2024).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved