PILKADA BINTAN 2024

Polres Bintan Mantap Jaga Keamanan di Pilkada Bintan 2024, Begini Persiapan Mereka

Sebelum bertugas,  kata Kapolres,  apel gelar pasukan ini, merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun Sarpras Operasi Mantap Praja Sel

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo bersama Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith sedang berjalan di depan personel usai upacara. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Polres Bintan sudah mantap dan siap melakukan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bintan.

Hal itu disampaikan Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo usai pimpin apel gelar pasukan di lapangan Bhayangkara Polres Bintan, Senin (26/8/2024).

"Operasi mantab praja seligi di Pilkada 2024 Polres Bintan akan melibatkan 1.123 personel yang terdiri dari Polri, TNI, Brimob, BPBD, Dinas Perhubungan, Linmas dan stakeholder lainnya," kata Riky.

Operasi ini bakal berjalan selama selama 127 hari yang dimulai pada Selasa 27 Agustus 2024 sampai dengan 31 Desember 2024.

Sebelum bertugas,  kata Kapolres,  apel gelar pasukan ini, merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun Sarpras Operasi Mantap Praja Seligi 2024.

Moment ini menjadi penting,  sebab Pilkada 2024 adalah pesta demokrasi yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi, sekaligus menjadi titik penentuan masa depan kabupaten Bintan.

Baca juga: Jawaban Kapolda Kepri Ketika Ditanya Integritas TNI Polri di Pilkada Serentak 2024 

“Melihat pentingnya Pilkada ini, maka diharapkan seluruh komponen bangsa tentunya harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pilkada 2024 tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Riky menerangkan kepada personel yang terlibat operasi agar tetap perhatikan indeks kerawanan Pilkada sesuai arahan Bawaslu kabupaten Bintan.

Dalam pelaksanaan Pilkada 2024, Polres Bintan telah menyusun IPKP Polri tahap II pada Juli 2024, terdapat 7 dimensi, 26 variabel, dan 346 indikator.

Dimana Kabupaten Bintan masuk dalam kategori kurang rawan dengan indeks 0-33,00 persen. 

Baca juga: Pasca Dirampok, Kondisi Nenek di Tanjungpinang Membaik, Suami Harap Pelaku Cepat Ditangkap

“Segera lakukan langkah antisipasi, jangan under estimate dengan tetap mempersiapkan
pengamanan sebaik mungkin," tegasnya.

Selain itu, penguatan strategi komunikasi publik juga berperan untuk memberikan Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Mengantisipasi polarisasi akibat berita hoaks, isu sara, propaganda firehouse of falsehood dan black campaign, juga menjadi acuan dalam operasi ini," tuturnya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved