WISATA LINGGA

Cerita Warga Malaysia Terkesan dengan Daik Lingga, Sempat Berpikir Hanya Legenda

Banyak wisman Malaysia yang tertarik datang ke Daik Lingga karena julukan Daik sebagai negeri Bunda Tanah Melayu. Seperti halnya Makcik Orked

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
PROMOSI DAIK - Makcik Orked, wisatawan asal Johor, Malaysia saat berkunjung ke Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Makcik Orket cukup getol mempromosikan Daik dengan keindahan alam dan sejarahnya 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Selain menjadi ibu kota Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Daik juga menjadi negeri yang dijuluki Bunda Tanah Melayu.

Dengan julukan itu, banyak wisatawan mancanegara seperti dari Malaysia yang berkunjung ke Daik untuk berwisata.

Tak hanya melihat situs sejarah yang ada, namun tak sedikit dari mereka merasa seperti kembali ke masa lampau. Itu karena melihat suasana keasrian, budaya, hingga keramah tamahan masyarakat Daik, Lingga.

Semua hal baik tentang Daik ini meninggalkan kesan mendalam. Sebut saja bagi Makcik Orked, wanita asal Johor, Malaysia.

Baca juga: Ratusan Pelajar Belajar Sejarah Melalui Museum Linggam Cahaya Daik Lingga

Makcik Orked seringkali berkunjung ke Kabupaten Lingga, khususnya di wilayah Daik.

Ia juga getol mempromosikan keindahan dan kekayaan budaya Daik, yang juga dikenal sebagai Negeri Bunda Tanah Melayu, kepada masyarakat di Malaysia.

Sejak kunjungan pertamanya ke Daik beberapa tahun lalu, Makcik Orked mengaku terpesona dengan keramahan masyarakat setempat dan pesona alamnya yang menawan.

Ia mengaku, awalnya mendengar cerita bahwa Daik hanya sebuah nama wilayah fiktif. Namun ternyata Daik benar-benar ada.

"Ini adalah rasa penasaran saya terhadap Gunung Daik, yang sering kita tahu dari pantun Melayu, yang sudah didendangkan sejak kecil. Saya ingat (pikir-red) Gunung Daik itu sebuah legenda atau tidak wujud (tidak nyata-red), rupanya wujud (nyata-red)," ungkapnya belum lama ini.

Dari situ, Makcik Orked sebenarnya ingin pergi ke Daik pada tahun 2017. Namun belum kesampaian, karena tidak mendapatkan data yang akurat tentang Daik.

Dengan munculnya konter kreator Kabupaten Lingga yang memperkenalkan daerah setempat, Makcik Orked pun memulai niatnya.

"Awalnya dari omongan orang Daik itu gak ada hotel dan penginapan, rupanya lihat konten kreator Rahul baru tahu ada hotel dan penginapan," ujarnya.

Tidak puas hanya menikmatinya seorang diri, ia merasa terdorong untuk membagikan keindahan tersebut kepada orang-orang di negara asalnya.

Baca juga: Jaga Warisan Budaya, Warga Berharap Gasing Lingga Dikenalkan Sampai ke Luar Daik

Makcik Orked mulai mempromosikan Daik melalui berbagai cara, termasuk media sosial dan pertemuan informal.

Ia juga secara rutin membagikan foto-foto dan cerita tentang pengalaman uniknya di Daik.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved