Sabtu, 18 April 2026

PLTS Tanjung Uma di Batam Bangkitkan Harapan Rasida dengan Usaha Laundry

Hadirnya PLTS Tanjung Uma di Kota Batam, Provinsi Kepri membuka peluang bagi Rasida untuk membuka usaha laundry. Sudah 3 tahun ia menekuni usaha itu.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
PLTS TANJUNG UMA – Rasida, pemilik LIDIA Laundry sedang merapikan pakaian dari dalam mesin cuci di tempat usahanya, RT 01/RW 04 Kampung Mentegi, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (25/10/2024) siang. 

Tempat usaha Rasida tersebut sangat sederhana, hanya berukuran 3 meter x 4 meter saja.

Di dalam ruangan yang relatif sempit itu, terdapat tiga mesin cuci yang dilengkapi dengan pengering.

Di depan rumahnya terpajang banyak jemuran pakaian. 

“Iya beginilah. Namanya rumah di kampung pesisir. Walau rumah panggung tapi kalau bisa beri makan, tak apalah kita kerjain,” ujar Rasida sembari mengusap keringat di keningnya. 

Memang usaha laundry Rasida terbilang kecil.

Baca juga: PLN Batam Gelar Lomba Menulis dan Foto Berhadiah Total Puluhan Juta untuk Masyarakat Indonesia

Dia harus bekerja di dalam ruangan sempit dengan hawa panas menyelimutinya.

Lagi pula, kipas angin untuk mengusir hawa panas itu sangat kecil dan tidak seberapa jauh jangkauannya. 

“Paling kalau sudah capek, istirahat dulu. Nanti kalau anak sudah pulang dibantu. Tapi sore mereka baru pulang,” ucap Rasida. 

Di tengah perbincangan, Rasida kedatangan konsumen yang mengantarkan pakaian kotor.

Rasida dengan cepat menimbang lalu menulis nota pembayaran. 

“Beratnya 2,5 kilo ya. Total Rp 16 ribu, nanti diambil 3 hari lagi ya,” demikian komunikasi antara Rasida dengan konsumennya. 

Baca juga: PLN Batam Beri Diskon Tambah Daya Cuma Rp240.904, Berlaku hingga 30 September 2024

Dalam sehari, Rasida bisa menerima cucian biasa 25 hingga 40 kg.

Uang hasil usahanya itu kemudian dibagikan untuk biaya listrik dan detergen. 

Selebihnya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga termasuk biaya kuliah sang anak. 

“Alhamdulillah lah. Tak banyak, namun cukup lah. Bisa buat tambahan untuk biaya anak sekolah. Karena penghasilan suami juga tak menentu. Suami hanya kerja serabutan, ikut kerja bangunan,” ujar Rasida. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved