Kebakaran Kantor Disdikbud Natuna
Kantor Disdikbud Natuna Kepri Kebakaran, Polisi Tunggu Tim Labfor Provinsi Riau
Penyidik Polres Natuna menunggu tim labfor dari Riau untuk mengetahui sebab pasti kebakaran kantor Disdikbud Natuna, Jumat (8/11/2024) dini hari.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Penyidik Polres Natuna memberi atensi terkait kebakaran kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (8/11/2024) dini hari.
Kapolres Natuna, AKBP Nanang Budi Santosa, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Natuna, Aipda David Arviad mengungkap bahwa pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi kebakaran kantor Disdikbud Natuna untuk mengamankan tempat kejadian.
Hal ini dilakukan agar proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dapat berjalan dengan lancar.
Sekaligus mengantisipasi agar masyarakat tidak mendekati area yang terdampak.
"Kami sudah mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi. Saat ini masyarakat kami imbau untuk tidak mendekat. Karena kami masih menunggu tim laboratorium forensik untuk melakukan penyelidikan mendalam," ujar Aipda David.
Baca juga: Breaking News - Kebakaran Hanguskan Kantor Dinas Pendidikan Natuna
Penyidik Satreskrim Polres Natuna telah berkoordinasi untuk mendatangkan tim dari laboratorium forensik (Labfor) dari Provinsi Riau.
Ini penting untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran yang meludeskan kantor Dinas Pendidikan Natuna.
Menurutnya, sinergi yang baik antara kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah dan Damkar Natuna turut membantu dalam upaya pemadaman api yang diperkirakan mulai terjadi sekira pukul 02.00 WIB.
"Untuk hari ini TNI, Polri dan Pemda, sudah saling bahu-membahu dalam proses pemadaman dan pengamanan lokasi," tambah Aipda David.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca juga: Kebakaran di Natuna Hanguskan Sedikitnya 500 Meter Persegi Lahan Warga Batu Hitam
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu kedatangan tim forensik untuk mengumpulkan bukti dan menentukan sumber api serta faktor penyebab kebakaran.
Penyelidikan ini diharapkan segera mendapatkan titik terang agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.
Gedung yang terbakar merupakan bangunan dua lantai, di mana lantai bawah juga ditempati oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Syawal mengungkapkan, bahwa tidak ada kendala signifikan selama proses pemadaman api.
"Alhamdulillah, semua berjalan lancar, sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran sangat membantu, dan kami menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu unit dari TNI AL, serta sejumlah mobil tangki air untuk memastikan api benar-benar padam," ujarnya.
Tim pemadam kebakaran juga bekerja cepat dari pukul 04.30 WIB hingga 09.15 WIB untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul dan area tersebut aman. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.