Jumat, 1 Mei 2026

OKNUM TNI SERANG WARGA

Terungkap Motif 33 Oknum TNI Serang Desa di Deliserdang, Ternyata Mencari Sosok Andre Ginting?

Ternyata ini motif 33 oknum prajurit TNI menyerang warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
KOMPAS.com/GOKLAS WISELY
Suasana duka keluarga Raden Barus (61) di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (10/11/2024). 

TRIBUNBATAM.id - Terungkap dugaan motif 33 oknum prajurit TNI menyerang warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (8/11/2024). 

Ternyata 33 oknum prajurit TNI tersebut berasal dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan. 

Penyerangan brutal itu membuat satu korban meninggal dunia yaitu Raden Barus (61) dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka. 

Baca juga: Pensiunan Bintang 2 Komentari Kasus 33 Oknum TNI Serang Desa di Deliserdang, Beri Saran Pangdam

Karena tak terima dengan perlakuan puluhan oknum TNI, warga Desa Selamat sempat menggeruduk markas Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan. 

Bahkan, warga Desa Selamat sambil membawa jenazah Raden Barus ke markas TNI tersebut.

Motif anggota TNI serang warga di Deli Serdang 

Kepala Desa Selamat, Bahrun menjelaskan kronologi penyerangan 33 oknum prajurit TNI pada warganya.

Puluhan anggota TNI itu datang tanpa seragam dan mengendarai sepeda motor pada malam hari.

Sesampainya di Desa Selamat, puluhan oknum TNI memukuli warga dengan senjata tajam dan benda tumpul.

Bukan cuma orang yang melinbtas di jalan, bahkan beberapa oknum TNI sampai mendobrak pintu rumah warga

“Orang-orang yang datang itu memang membabi buta. Siapa yang ada di jalan, semua dihantamnya. Itu dari Armed. Ada sebagian rumah didobrak,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Senin (11/11/2024). 

Menurut Bahrun, seorang pemuda desa setempat diketahui sempat cekcok dengan prajurit Armed 2/105 pada sore hari sebelum penyerangan. 

Namun, dia tidak tahu detail masalah pemicu pertikaian tersebut. 

“Tapi ada cerita, pemuda sini sempat cekcok dengan prajurit itu saat berpapasan di jalan. Setelah itu, malamnya terjadi penyerangan,” tegas Bahrun.

DEMO - Komandan Batalyon Artileri Medan 2, Letkol Arm Herman Santoso (seragam TNI) menanggapi ratusan warga yang menggeruduk Batalyon Armed akibat sejumlah anak buahnya diduga membantai warga sipil di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (9/11/2024). Ia berjanji bertanggungjawab atas insiden yang menyebabkan korban jiwa dan luka.
DEMO - Komandan Batalyon Artileri Medan 2, Letkol Arm Herman Santoso (seragam TNI) menanggapi ratusan warga yang menggeruduk Batalyon Armed akibat sejumlah anak buahnya diduga membantai warga sipil di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (9/11/2024). Ia berjanji bertanggungjawab atas insiden yang menyebabkan korban jiwa dan luka. (TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)

Baca juga: Alasan Puluhan Oknum TNI Serang Desa Selamat di Deliserdang, Bermula dari Cekcok di Jalan?

Tetua desa tewas, satu warga tangannya putus 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved