SPBU di Batam Mulai Terapkan QR Code Beli BBM Pertalite, Petugas: Berlaku untuk Mobil
Bagi pengendara mobil yang ingin mengisi BBM di SPBU di Batam, kini diwajibkan menggunakan QR Code. Kebijakan ini mulai diterapkan 15 November 2024
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejak tanggal 15 November 2024, pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Kota Batam telah menerapkan sistem barcode untuk pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar bagi kendaraan roda empat.
Bagi pengendara mobil yang ingin mengisi BBM di SPBU di Batam, diwajibkan menggunakan QR Code. Petugas SPBU di berbagai wilayah, seperti di Bengkong, Jodoh, dan Batu Ampar, menegaskan pengisian BBM untuk mobil hanya dapat dilakukan menggunakan barcode.
"Untuk mobil sudah pakai barcode. Kalau tidak pakai barcode, kami tidak bisa mengisi minyaknya," ujar seorang petugas SPBU di Batu Ampar, Selasa (19/11/2024).
Sementara untuk pembelian BBM Pertalite oleh pengendara motor, masih seperti biasa.
Baca juga: Cara Daftar QR Code untuk Beli BBM Pertalite bagi Kendaraan Roda Empat di Batam
Di lapangan, sistem barcode ini meskipun diklaim lebih efisien, ternyata menimbulkan sejumlah tantangan bagi para pengendara.
Beberapa pengendara mengeluh kesulitan dalam proses pendaftaran dan penggunaan barcode.
"Saya merasa kesulitan kalau harus pakai barcode, karena memperlambat pekerjaan dan ribet," ungkap salah satu pengendara mobil pikap.
Ribet yang dimaksudnya itu, waktu pengisian BBM jadi lebih lama.
"Saya harus berhenti dulu untuk scan barcode, lalu memasukkan PIN, padahal saya lagi buru-buru," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Sales Area Manager (SAM) Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, mengungkapkan sosialisasi program Subsisi Tepat Pertalite dengan sistem QR Code terus dilakukan secara masif, baik melalui media sosial maupun forum-forum pertemuan langsung dengan masyarakat.
"Kami ingin memastikan masyarakat memahami manfaat program ini dan bagaimana cara mendaftar," ujarnya.
Bagus menjelaskan subsidi Tepat Pertalite bukan hanya tentang memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran, tetapi juga tentang memberikan kemudahan bagi konsumen.
"Dengan mendaftar, konsumen akan mendapatkan layanan prioritas dengan kuota pengisian maksimal 20 liter per transaksi. Ini akan membantu mengurangi antrean panjang di SPBU, terutama pada jam-jam sibuk," paparnya.
Baca juga: Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Wajibkan Pengendara Daftar Qr Code
Sementara itu, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menjelaskan pendaftaran QR code dapat dilakukan secara online melalui situs subsitepat.mypertamina.id atau langsung di posko pendaftaran yang tersedia di SPBU.
Kebijakan QR Code diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran subsidi BBM. Dengan adanya QR code, Pertamina dapat lebih mudah memantau dan mengontrol penggunaan Pertalite, sehingga subsidi dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (TRIBUNBATAM.id/DonniSuhendra/Aminuddin)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Kawat Berduri Sambut Massa Buruh Batam saat Aksi di Kantor Walikota Batam |
![]() |
---|
Koalisi Rakyat Batam Minta Hapus UWTO Kurang dari 200 Meter Persegi, Kepala BP Janji Jawab Hari Ini |
![]() |
---|
Breaking News, Buruh Geruduk Kantor Wali Kota Batam, Ini 9 Tuntutan Mereka |
![]() |
---|
APBD 2026 Batam Terancam Tergerus Rp 400 Miliar, Imbas Pemangkasan Dana Transfer ke Daerah |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca BMKG Hang Nadim Batam Hari Ini Kamis 28 Agustus, Umumnya Berawan, Ada Potensi Hujan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.