MASALAH SAMPAH DI KARIMUN

Tumpukan Sampah Mengular di Pasar Bukit Tembak Meral, Warga: Lama-lama Bisa Jadi Penyakit

Tumpukan sampah terlihat mengular di kawasan Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/YENI HARTATI
TUMPUKAN SAMPAH - Kondisi tumpukan sampah yang mengular di kawasan Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 

Laporan wartawan Tribun Batam, Yeni Hartati

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Tumpukan sampah terlihat mengular di kawasan Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (8/12/2024).

Pantauan di lapangan, terdapat dua bak sampah di sekitar lokasi yang kondisinya sudah membludak dan  tumpukan sampah rumah tangga mengular di sepanjang jalan raya sekitar 50 meter.

Bahkan, tumpukan sampah tersebut juga menganggu pengendara yang melintas akibat aroma menyengat yang tidak sedap yang ditimbulkan dari sampah-sampah itu.

Selain itu, kawasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ini juga lokasinya berdekatan langsung dengan Sekolah Dasar (SD) Negeri 009 Meral yang dapat mengganggu proses pembelajaran.

Penumpukan sampah diketahui karena mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun tidak beroperasi.

Kondisi tumpukan sampah yang mengular di kawasan Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Kondisi tumpukan sampah yang mengular di kawasan Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) (Yeni Hartati)

Baca juga: Pemkab Karimun Bakal Gelar Bazar Pangan Murah, Catat Tanggalnya

Salah satu pedagang di Pasar Bukit Tembak, Vanda mengatakan tumpukan sampah yang terjadi sudah selama sepekan.

"Dulu setiap dua hari pasti selalu di angkut. Ini sudah seminggu lebih tak ada di angkut, di bawah juga sampai ada belatung dan sangat bau," ujar Vanda.

Vanda sangat menyayangkan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun khususnya DLH Karimun yang dinilai tidak segera mengambil sikap.

"Lama-lama bisa jadi penyakit. Lokasinya juga sangat dekat dengan sekolah kasihan anak-anak yang sekolah baunya itu sangat menganggu proses pembelajaran," ujarnya.

Vanda menyebut tak mengetahui secara pasti permasalahan sampah yang terjadi hingga menyebabkan tumpukan sampah di sejumlah lokasi di Karimun.

"Tak tahu juga apa masalahnya, karna tumpukan sampah bukan di sini (Pasar Bukit Tembak) saja tapi di sejumlah lokasi juga," ujarnya.

Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi polemik.

Baca juga: Rutan Karimun Berikan Bantuan Sosial ke Keluarga Warga Binaan

Kejaksaan Negeri Karimun tengah mendalami adanya dugaan korupsi di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun.

Bahkan, Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karimun juga telah melakukan penggeledahan kantor DLH dan menyita sejumlah aset pada 26 November 2024 lalu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved