Kamis, 11 Juni 2026

CUACA EKSTREM DI ANAMBAS

Viral di Anambas Rumah Warga Desa Impol Kepri Nyaris Tenggelam Akibat Cuaca Ekstrem

Viral di Anambas rumah warga Desa Impol yang ditempati Muslim dan istri nyaris tenggelam akibat cuaca ekstrem, Minggu (12/1).

Tayang:
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
CUACA EKSTREM DI ANAMBAS - Rumah warga Desa Impol, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri yang ditempati Muslim dan istri nyaris tenggelam akibat cuaca ekstrem, Minggu (13/1) malam. Sejumlah warga kini gotong royong memperbaiki rumah warga Anambas yang sempat viral di medsos tersebut. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Viral di Anambas rumah warga Desa Impol, Kecamatan Jemaja Barat, Pulau Jemaja nyaris tenggelam akibat cuaca ekstrem, Minggu (12/1).

Rumah warga Impol yang berlokasi di atas laut itu ditempati Muslim bersama sang istri.

Dampak cuaca ekstrem di Anambas yang nyaris menenggelamkan rumah mereka itu terjadi saar hujan angin disertai pasang air laut.

Dalam video yang beredar di grup WhatsApp memperlihatkan detik-detik rumah berbahan kayu dan papan tersebut nyaris tenggelam ke dalam air laut.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat melalui Kapolsek Jemaja, AKP Aang Setiawan mengatakan, peristiwa akibat cuaca buruk itu terjadi sekira pukul 20.30 WIB.

"Koordinasi kami dengan pak kades, itu rumah warganya Desa Impol dan memang nyaris tenggelam," ujarnya kepada Tribun Batam, Senin (13/1/2025).

 

 

Ia menjelaskan, selain karena gelombang pasang air laut, kondisi tiang penyangga rumah rata-rata sudah keropos sehingga tak mampu menahan dorongan gelombang.

"Infonya rumah mereka itu sudah lama. Sebagian tiang rumah juga keropos. Jadi ditambah cuaca hujan angin dan gelombang patah dan nyaris terendam," terangnya.

Dalam musibah itu, pemilik Muslim dan istrinya selamat karena telah lebih dulu keluar saat rumah mereka mulai terasa terendam.

Namun Muslim begitu terpukul dan histeris karena tak dapat berbuat apa-apa saat rumahnya mulai terendam air laut dan nyaris tenggelam utuh.

"Mereka sudah dievakuasi sementara oleh pak kades," tuturnya.

Baca juga: Cerita BPBD Anambas saat Bersihkan Pohon Tumbang Dampak Cuaca Ekstrem di Batu Tambun

Meski tidak ada korban jiwa, namun untuk kerugian materil ditaksir mencapai hampir Rp 30 juta.

"Baru tadi pagi dapat kabar dari pak kades, sekarang rumah korban sudah mulai diperbaiki secara gotong royong bersama warga. Kondisi air kebetulan surut," kata Aang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved