Pemerintah Desa Impol Upayakan Beri Bantuan Buat Nelayan Anambas Korban Pompong Terbakar
Pemerintah Desa Impol mengupayakan pemberian bantuan buat nelayan Anambas korban pompong terbakar
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kebakaran pompong nelayan yang digunakan Moryadi asal Desa Impol, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri menuai perhatian dari pemerintah desa setempat.
Setelah rumah nyaris tenggelam akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu, kini musibah warga kembali terjadi lagi dengan kebakaran pompong nelayan.
Kepala Desa Impol Yurnalis, mengaku prihatin dengan musibah yang menimpa warganya itu.
"Baru kemarin musibah rumah hampir roboh dibuat gelombang laut. Ini sekarang pompong nelayan kami lagi yang terbakar. Semoga ada hikmah dari kejadian ini," ucapnya saat dikonfirmasi Tribun Batam, Jumat (24/1/2025).
Ia mengungkapkan, lazimnya kejadian bencana alam yang dialami warga seyogyanya dapat menerima bantuan dari pemerintah desa.
Baca juga: Kapal Nelayan Anambas Terbakar saat Parkir Dekat Pelantar, Warga Gerak Cepat Padamkan Api
Hal itu diatur dalam pagu anggaran biaya tak terduga yang bersifat gelondongan di anggaran desa.
Namun, dengan regulasi yang ketat dan rinci, membuat hal ini sulit untuk dapat dikeluarkan.
"Regulasinya sekarang ketat dan harus rinci. Kami pun tidak berani sembarangan apalagi di tengah kondisi pengelolaan dana desa yang cukup ketat," jelasnya.
Meskipun begitu, kata Yurnalis, pihaknya sejauh ini telah dan akan melakukan upaya agar para korban dapat menerima santunan maupun bantuan.
Termasuk kepada korban rumah nyaris tenggelam, pihaknya bersama warga telah dengan sukarela bergotong royong membantu memperbaiki rumah korban.
Baca juga: Pengendara Hati-hati, Ada Tumpahan Minyak Solar di Jalan Soekarno Hatta Anambas
"Kemarin kami bantunya dengan gotong royong secara sukarela, nyari kayu ke hutan buat tiang pancang agar berdiri kokoh lagi rumahnya," tutut Yurnalis.
Pihaknya juga menyebut, bakal mengajukan usulan bantuan ke pemerintah daerah melalui dinas terkait yakni BPBD, Dinas Sosial maupun Basarnas.
"Kami akan coba usahakan cari dengan berbagai cara. Mungkin ini lah dengan proposal bantuan ini kami akan usahakan dari dinas-dinas terkait, paling tidak ada santunan," terangnya.
Terakhir, ia pun mengimbau kepada warga agar selalu waspada dalam beraktivitas baik di luar maupun di dalam rumah agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Baru ini kejadian kebakaran di desa kami. Saya berharap kejadian ini tak terulang lagi," pungkasnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Penyelidikan Korupsi Jembatan SP II di Anambas Mengarah ke Tersangka, Polda Kepri Tunggu Audit BPK |
|
|---|
| 6 Jam Terombang-ambing di Laut, Dua Nelayan Anambas Diselamatkan Tim SAR Gabungan |
|
|---|
| Dukung Pariwisata di Anambas, Personel Polsek Siantan Asah Kemampuan Bahasa Inggris |
|
|---|
| Usai Keracunan Masal di Anambas, Dapur MBG Akhirnya Ditutup, Polisi Mulai Dalami Kasus |
|
|---|
| Terungkap Menu MBG yang Buat Ratusan Siswa Keracunan di Anambas,Kepala SPPG: Sudah Memenuhi Standar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kepala-Desa-Impol-Anambas-Yurnalis.jpg)