Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tertinggi Ketiga di Sumatera, BI Catat Transaksi QRIS Capai 5,03 Triliun 

Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau mencatat jumlah transaksi digital Qris di Kepri 2024 mencapai Rp 5,03 triliun.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
EKONOMI KEPRI- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Rony Widijarto P mencatat transaksi QRIS Capai Rp 5,03 Triliun. Pertumbuhan ekonomi di Kepri tercatat ketiga di Sumatera. 

TRIBUNBATAM.id, BATAMBank Indonesia perwakilan Kepulauan Riau mencatat jumlah transaksi digital QRIS di Kepri 2024 mencapai Rp. 5,03 triliun.

Jumlah ini mengalami lonjakan jika dibanding tahun 2023 dibawah Rp.3 triliun.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Rony Widijarto P mencatat, terdapat penambahan pengguna baru QRIS sebanyak 111.070 pengguna.

Dengan tambahan volume transaksi mencapai 33.935.396 transaksi. 

"Sepanjang 2024, total transaksi QRIS di Kepri tercatat sebesar Rp5,03 triliun atau setara 0,76 persen dari capaian nominal transaksi QRIS nasional sebesar Rp659,94 triliun," ujarnya, Jumat (21/2/2025).

Baca juga: Kepala BI Kepri Minta Warga Bijak Berbelanja Menjelang Ramadan, Prediksi Harga Pangan Naik

Selain itu, jumlah merchant QRIS juga terus bertumbuh dengan adanya 72.341 merchant baru ini mayoritas tersebar di Kota Batam. 

Secara keseluruhan, hingga Desember 2024, total merchant QRIS di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai 579.244 merchant.

Perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global.

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 5,02 persen (yoy) pada 2024 dengan capaian tertinggi ketiga di Sumatera.  

Rony Widijarto P mengungkap pertumbuhan ini didorong oleh empat sektor utama, yakni industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, pertambangan dan penggalian serta konstruksi.  

Baca juga: Gubernur Ansar Ahmad Sambut Kepala BI Kepri yang Baru dan Apresiasi Pejabat Lama

"Pertumbuhan ekonomi ini mencerminkan daya tahan Kepri di tengah tantangan global. Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut di 2025,” ujar Rony. 

Untuk mendorong pertumbuhan itu, Rony juga menyampaikan pentingnya peran UMKM dan digitalisasi sistem pembayaran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kepri. 

Di sisi lain, Rony juga menghimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Ia menjelaskan untuk mempermudah transaksi wisatawan, Bank Indonesia mendorong implementasi QRIS cross-border sebagai solusi pembayaran yang praktis dan efisien. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved