Jumat, 24 April 2026

PMI Ilegal

Lanal Bintan Gagalkan Penyelundupan 2 PMI Ilegal dari Malaysia Tujuan Batam

Dua PMI ilegal itu datang dari Malaysia dengan tujuan Batam. Mereka ditangkap tim Lanal Bintan di perairan Selat Riau pada Senin (24/2) malam

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Lanal Bintan untuk Tribun Batam
PMI ILEGAL  - Danlanal Bintan, Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto menginterogasi para pelaku penyelundupan PMI ilegal, baru-baru ini. Tim F1QR Lanal Bintan gagalkan aksi penyelundupan PMI ilegal dari Malaysia tujuan Batam itu di perairan Selat Riau pada Senin (24/2/2025) malam 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) diamankan tim Lanal Bintan saat hendak masuk ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara ilegal.

PMI ilegal itu datang dari Malaysia dan ditangkap Lanal Bintan di perairan Selat Riau.

Danlanal Bintan, Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berkat adanya informasi dari masyarakat.

PMI ilegal itu diselundupkan dengan modus menyamar sebagai nelayan. 

Baca juga: Wanita Asal Bintan Kepri dan Bayinya Tertahan di Kamboja, Terindikasi Jadi PMI Ilegal

Namun Tim F1QR Lanal Bintan tetap teliti dan berhasil mengungkap kasus ini pada Senin (24/2/2025) malam. 

"Anggota kala itu melihat speed boat mencurigakan di perairan Selat Riau," kata Eko, Rabu (26/2/2025).

Tim ini langsung mengejar dan mengamankan dua pria yang bertugas sebagai pelacak atau mengawasi pergerakan aparat. 

Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit speed boat lagi dengan dua pria lagi yang bertugas sebagai pelacak. 

Petugas lalu menemukan satu unit speed boat lainnya yang membawa dua orang PMI ilegal dari Malaysia tujuan Batam

Kedua PMI ilegal itu menurut rencana akan diturunkan di sekitar Jembatan I Barelang, Batam

Rencana mereka gagal setelah petugas lebih dulu mencium modus itu.

Petugas pun membawa mereka ke Tanjung Uban, Kabupaten Bintan. 

Dari keterangan empat orang pelacak yang diamankan, terungkap mereka mendapat perintah dari seseorang berinisial M. 

Berdasarkan hasil pengembangan, petugas kemudian menyisir perairan Selat Riau pada Selasa (25/2/2025) dini hari. 

Dari penyisiran, petugas menemukan satu unit speed boat dan mengamankan seorang pengurus berinisial M. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved