Jumat, 10 April 2026

Feature

Semangat Penjual Bunga di TPU Sei Panas Batam, Berlari ke Peziarah Demi Rupiah Menjelang Ramadhan

Semangat penjual bunga di TPS Sei Panas Batam, Mereka tak ragu berlari ke pengunjung demi Rupiah menjelang Ramadhan.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
TPU SEI PANAS BATAM - Deretan penjual bunga di TPU Sei Panas Batam memadati ruas jalan dan pintu masuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) itu, Jumat (28/2/2025). Jumlah peziarah meningkat menjelang Ramadhan 1446 Hijriah. 

TRIBUNBATAM.id,BATAM - “Bunga, Bunga kak, om tante. Satu bungkusnya Rp 5000. Bisa dipilih, bunganya beragam," teriakan suara anak kecil itu terdengar di telinga setiap pengunjung TPU Sei Panas, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (28/6/2025). 

Menjelang Ramadhan 1446 Hijriah, warga Batam itu menjajal peluang dengan menjual bunga di tepi jalan hingga menuju pintu masuk TPU Sei Panas.

Warga Batam yang hendak ziarah kubur jadi sasarannya.

Sejumlah pedagang akan berlari mengejar kendaraan yang memasuki kawasan TPU untuk menawarkan dagangan bunga.

Jika tak biasa, anda akan kaget. Apalagi para pedagang mengikuti kendaraan dari samping kaca mobil, mereka menawarkan dagangan bunga. 

Pemandangan itu mewarnai keramaian di lokasi.

Baca juga: Wanita Lansia Meninggal Tertimpa Tembok Roboh di Lingga, Hamidah Dimakamkan di TPU Persing

Bahkan sejumlah anak-anak juga turut meramaikan penjualan bunga. 

Terlihat ada pengunjung yang langsung memborong beberapa bungkus bunga. 

Namun ada pula yang cuek dan langsung memasuki kompleks TPU Sei Panas Batam itu.

Seharian berjualan bunga ditengah kondisi tak menentu, kadang terik kadang rintik tak memupuskan semangat para pedagang itu.

“Hari ini lumayan banyak. Palingan dua hari saja jelang Ramadhan, kemarin sama hari ini ramai,” ujar Julia, pedagang bunga lain di pintu masuk TPU Sei Panas.

Baca juga: Pemko Batam Alokasikan Anggaran BTT untuk Penanganan Longsor TPU Sei Panas

Pagi itu, Julia tampak sibuk, ia memilah-milah bunga dan menyusunnya ke dalam kantong plastik kresek. 

“Dipilih pak, ibu, kakak. Harganya mulai dari 5000 ribu sampai 10 ribu. Airnya jangan lupa,” ucap Julia sembari melayani pembeli bunga. 

Ia mengaku sejak berjualan dari kemarin, ia mengaku telah memperoleh keuntungan yang cukup.

"Sehari kemarin bisa lah terjual 100 kantong," tambahnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved