Sabtu, 2 Mei 2026

TRIBUN PODCAST

Mengapa Perusahaan di Batam Lebih Suka Rekrut Tenaga Kerja Luar Dibanding Lokal?

Pengangguran di Batam masih menjadi isu yang hangat diperbincangkan. Meski banyak tenaga kerja lokal, perusahaan justru merekrut dari luar. Mengapa?

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Dok. Tribun Batam
TRIBUN BATAM PODCAST - Tribun Podcast edisi 5 Maret 2025, membahas terkait 'Banyak Tenaga Kerja Lokal Menganggur, Kenapa Perusahaan di Batam Justru Merekrut dari Luar?' bersama narasumber Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Asnawati Atiq. 

Pihak PT juga telah membuktikan bahwa mereka mematuhi peraturan yang diterapkan oleh Disnaker Kota Batam.


TB : Meski proporsi 60:40 sudah mengutamakan tenaga kerja lokal, angka pengangguran di Batam masih tinggi. Kepri sendiri termasuk daerah dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia. Apa langkah DPRD ke depan?

AA: DPRD Kota Batam terus berupaya meningkatkan kesempatan kerja bagi tenaga lokal melalui berbagai pelatihan. 

Pemerintah juga rutin mengadakan program pelatihan setiap tahun untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri. 

Kami berharap Dinas Tenaga Kerja dapat memberikan pelatihan yang lebih up-to-date agar sesuai dengan standar perusahaan di Batam.

Terkait aturan tenaga kerja 60:40, berdasarkan undang-undang, kita tidak bisa membatasi pekerja dari luar sepenuhnya. 

Baca juga: Viral di Batam Pemkab Bantul Lepas Warga Kerja PT di Batam, DPRD Bakal Panggil Perusahaan

Namun, kami tetap mengutamakan tenaga kerja lokal

Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah pandangan dari HRD perusahaan yang menilai tenaga kerja lokal cenderung lebih selektif dalam memilih pekerjaan.

Anak kita yang lokal itu cenderung agak rewel.

Sementara tenaga kerja dari luar dianggap lebih disiplin, tertib dalam mengikuti aturan perusahaan.

Karena itu, kami berharap ada perubahan pola pikir di kalangan tenaga kerja lokal

Pemerintah dan DPRD berupaya agar anak-anak muda Batam bisa lebih memahami kebutuhan industri dan menyesuaikan diri dengan standar perusahaan, sehingga mereka dapat lebih mudah diterima di dunia kerja.

TB : Maksudnya, pekerja lokal dianggap kurang disiplin atau bagaimana?

AA: Menurut HRD, salah satu alasan tenaga kerja lokal sulit terserap adalah karena mereka memiliki terlalu banyak pilihan di Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved