3 POLISI TEWAS BAKU TEMBAK

Ibu Bripda Ghalib Nangis Minta Bantuan Hotman Paris Kawal Kasus Penembakan 3 Polisi di Way Kanan

Ibu Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta, Suryalina minta bantuan Hotman Paris tangani kasus penembakan di Way Kanan.

Editor: Khistian Tauqid
tangkapan layar Ig @hotmanparisofficial/@humaspoldalampung
IBU BRIPTU ANUMERTA GHALIB MINTA BANTUAN HOTMAN PARIS - Suryalina, ibu Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta, salah satu polisi yang gugur tertembak saat penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung meminta bantuan hukum kepada Hotman Paris. 

TRIBUNBATAM.id - Kepedihan yang mendalam masih dirasakan ibu Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta, Suryalina yang kehilangan anaknya dalam tragedi beradah di arena judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.

Insiden yang menewaskan tiga polisi itu terjadi ketika menggerebek judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin (17/3/2025).

Dua oknum prajurit TNI diduga yang menjadi pelaku penembakan tiga polisi yaitu Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto dan Bripda M. Ghalib Surya Ganta.

Terduga pelaku adalah Kopka Basar dan Peltu Lubis yang sudah ditahan di Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Mako Kodim 0427/Way Kanan.

Namun, hingga kini belum ada yang menjadi tersangka dalam penembakan tiga polisi tersebut.

Lantas, Suryalina meminta bantuan hukum pada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Lewat video yang dibagikan Instagram @hotmanparisofficial, Suryalina tak kuasa menahan tangisnya meminta bantuan hukum.

Suryalina resah karena sudah tujuh hari sejak penembakan tiga polisi hingga sekarang belum ada kejelasan.

"Assalamualaikum Wr.Wb, kepada yang terhormat Bapak Hotman Paris, saya Suryalina ibu Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta, anggota yang gugur pada penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan," kata Suryalina, Senin (24/3/2025).

"Dengan ini saya memohon dengan sangat kepada Bapak Hotman Paris untuk membantu kami agar kami mendapatkan keadilan seadil-adilnya dan hukum yang seberat-beratnya," sambungnya.

Suryalina semakin tak kuasa menangis karena baru berduka setelah kepergian suaminya, kini ia harus kehilangan anak bungsunya yang tewas tertembak.

Lina mengaku duka yang dialaminya sungguh luar biasa kehilangan dua orang tercintanya.

"Bagaimana pun hal itu sudah menghancurkan masa depan anak saya, karena pelaku sudah membunuh anak saya secara tragis dan tidak ada kemanusiaan, sudah tujuh hari kepergian anak saya belum ada kejalasan apa pun, padahal belum 40 hari suami saya berpulang sungguh ini adalah duka yang luar biasa dalam untuk saya," kata Suryalina sambil menangis.

BAKU TEMBAK - Tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah insiden baku tembak dengan pelaku judi sabung ayam, Senin (17/3/2025). Salah satunya adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto.
BAKU TEMBAK - Tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah insiden baku tembak dengan pelaku judi sabung ayam, Senin (17/3/2025). Salah satunya adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto. (Istimewa)

Baca juga: Terharu Lihat Kondisi Rumah AKP Lusiyanto Korban Ditembak di Way Kanan, Aipda Romi Ingin Nangis

Kendati begitu, Lina berharap Hotrman Paris bisa membantunya mengawal kasus tersebut.

"Semoga Bapak Hotman Paris dan tim bersedia membantu kami mengawal kasus ini," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved