Kamis, 16 April 2026

POLDA GELEDAH BP BATAM

Amsakar Sebut Ada Dua Pejabat BP Batam Diperiksa terkait Dugaan Korupsi Dermaga Batu Ampar

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum soal dugaan korupsi revitalisasi Pelabuhan Batuampar.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
DUGAAN KORUPSI DERMAGA BATU AMPAR - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad sebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum terkait dugaan korupsi revitalisasi Dermaga Batu Ampar kepada aparat penegak hukum. Diakuinya, ada dua orang pejabat di BP Batam yang lebih dulu dimintai keterangan polisi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar tahun 2021 telah naik ke tahap penyidikan.

Dalam rangkaian proses hukum tersebut, penyidik Polda Kepri melakukan penggeledahan di salah satu ruangan kantor BP Batam belum lama ini.

Menanggapi hal ini, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. 

Ia juga mengaku baru mengetahui adanya penggeledahan pada hari yang sama saat kegiatan berlangsung.

Baca juga: Dugaan Korupsi Dermaga Batu Ampar Batam Naik ke Penyidikan, Polda Kepri Libatkan Ahli

"Itu kita serahkan kepada para penegak hukum. Tentu saja penggeledahan itu didasarkan atas pertimbangan hukum tertentu. Kami juga baru dapat informasi pada hari H, jadi sebelumnya tidak tahu-menahu soal itu," ujar Amsakar saat ditemui, Rabu (26/3/2025).

Ketika ditanya mengenai jumlah pegawai yang telah diperiksa, Amsakar menyebut ada dua orang yang lebih dulu dimintai keterangan. 

"Yang saya tahu itu yang pertama itu ada dua orang. Jadi kita serahkan kepada proses hukum, karena pasti semuanya sudah di dasar atas sejumlah pertimbangan hukum," tambahnya. 

Namun, ia tak menyebutkan siapa saja dan apa posisi dua orang tersebut di BP Batam. Amsakar mengaku tidak mengetahui secara pasti jabatan mereka.

"Kamu sudah tahu itu, saya malah nggak tahu. Entah apa posisinya si kawan satu itu, saya belum familiar," jawabnya.

Baca juga: Usai Geledah Kantor BP Batam, Polda Kepri Masih Teliti Berkas terkait Dugaan Korupsi

Sebelumnya, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengatakan pihaknya masih melengkapi keterangan para saksi dan ahli untuk memperkuat proses hukum.

"Sekarang masih tahap melengkapi keterangan dari para saksi dan ahli untuk memperkuat proses hukum," kata Asep. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved