Senin, 13 April 2026

PENIMBUNAN SUNGAI DI BALOI

Telisik Penimbunan Sungai Baloi Batam, Dirkrimsus: Masih Fokus Arus Mudik

Penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Belakang perumahan Permata Regncy Baloi Indah, Lubuk Baja masih terus bergulir di Polda Kepri pemanggilan dij

Ian Sitanggang
TIMBUN SUNGAI - Kondisi sungai Baloi Indah yang ditimbun dan sampai saat ini belum juga dinormalisasi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Belakang perumahan Permata Regncy Baloi Indah, Lubuk Baja masih terus bergulir di Polda Kepri.

Polda Kepri yakni Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan penyidikan kasus penimbunan DAS di Baloi Indah dua kategori.

Dimana yang pertama penimbunan DAs tersebut dilidik oleh Subdit Tipiter mengenai kerusakan lingkungan.

Sementara yang kedua penimbunan DAS baloi Indah di lidik Subdit Tipikor memgenai dugaan Korupsi penyalah gunaan jabatan.

Saat ini Ditreskrimsus menghentikan sementara proses penyidikan bersampena momen idul fitri.

"Sabar ya, ini masih pengamanan mudik lebaran," kata Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora, Rabu (2/4/2025).

Sebelumnya pantauan Tribun Batam di lapangan, kurang lebih sepanjang 200 meter badan sungai Baloi Indah Sudah selesai ditimbun dan tumpukan tanah yang belum diratakan masih terlihat dilokasi.

Untuk memasuki wilayah sungai ini ada pintu akses yang dibuka tutup dan tidak bisa sembarang orang masuk ke dalam.

Bahkan untuk masuk ke perumahan Permata Regency ini juga harus memiliki alasan jelas bahkan harus meninggalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas lainnya.

Komplek ini diketahui merupakan salah satu komplek elit di Kota Batam, sementara sungai yang ada di belakang perumahan tersebut kondisinya cukup luas dimana lebih dari 30 meter.

Namun saat ini setelah dilakukan penimbunan badan sungainya tersisa hanya kurang dari lima meter.

Tanah yang digunakan menimbun sungai  berupa puing bangunan. Bahkan banyak sampah bercampur puing.

Beberapa warga yang dimintai keterangan mengenai penimbunan tersebut tidak ada yang mau memberikan komentar.

"Kami tidak tahu, itu untuk apa katanya hanya untuk membuat jalan alat berat," kata warga yang tidak mau namanya disebutkan.

Mereka mengaku tidak mengetahui apa maksud penimbunan sungai itu. "Mungkin mereka yang menimbun yang tau," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved