Rabu, 13 Mei 2026

PEMKO BATAM

Sekda hingga Kepala Dinas di Pemko Batam Ikuti Job Fit, Jefridin Ungkap Tujuannya

Sekda Batam Jefridin sebut job fit salah satu cara untuk menilai kinerja dari pejabat eselon II. Boleh dilakukan paling cepat 2 tahun

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
JOB FIT - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid akui dirinya sudah ikuti job fit pada Selasa (22/4/2025). Job fit di lingkungan Pemko Batam ini diikuti pejabat eselon II, termasuklah semua kepala dinas 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota Batam resmi menggelar proses job fit bagi seluruh pejabat eselon II

Penilaian ini menjadi salah satu instrumen untuk mengukur sejauh mana pejabat memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi), sekaligus mengevaluasi kinerjanya selama menjabat.

"Job fit itu salah satu cara untuk menilai kinerja dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah), pokoknya pejabat. Itu boleh dilakukan paling cepat 2 tahun, paling lama 5 tahun," ujar Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid kepada Tribun Batam saat ditemui usai Grand Opening PT Pegaunihan Technology Indonesia, pada Kamis (24/4/2025).

Ia melanjutkan, pejabat yang telah cukup lama memegang jabatan, otomatis masuk dalam radar job fit. 

Baca juga: Walikota Batam Amsakar Achmad Menjelang Rotasi Kepala OPD: Tak Ada Titip Jabatan

Tujuannya agar pimpinan mengetahui sejauh mana seorang pejabat menguasai pekerjaannya, memahami perannya, dan mampu menjalankan fungsi birokrasi secara efektif.

"Yang sudah megang jabatan lama memang harus di-job fit. Pimpinan ingin tahu sejauh mana dia menguasai pekerjaannya, sejauh mana tupoksinya dan sejauh mana kinerjanya," ujarnya.

Job fit ini dimulai sejak Senin (21/4/2025) lalu dan masih berlangsung hingga saat ini. 

Menurut Jefridin, seluruh kepala dinas telah mengikuti tahapan awalnya.

"Semuanya ikut, Kadis-kadis ikut," ujarnya.

Untuk saat ini, job fit hanya berlaku bagi pejabat eselon II

Sedangkan untuk camat atau pejabat eselon III yang ingin naik kelas ke eselon II, akan melalui mekanisme seleksi berbeda.

"Kalau camat mau daftar eselon II bisa, tapi itu bukan job fit namanya. Nanti ada panselnya. Kalau naik ke eselon II ada persyaratan administrasi dan seleksi, termasuk psikometri, tes tulis, dan bikin makalah," ujarnya.

Ditanya mengenai apakah Jefridin mengikuti job fit, ia menjawab.

"Kalau kami sudah, kebetulan saja kemarin hari Selasa (22/4/2025)," jawabnya.

Prosesnya meliputi asesmen oleh asesor, penulisan makalah, hingga presentasi hasil pemikiran di hadapan panitia seleksi.

Baca juga: Gubernur Kepri Sebut Akan Ada Rotasi Pejabat, Utamakan yang Kosong dan Pensiun

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved