Senin, 27 April 2026

Curhat Pilu Warga Batam Urus Cerai di Pengadilan Agama, Via Pilih Jadi Janda Gegara Tingkah Suami

Seorang warga Batam, Via mantap memilih menjadi janda serta sedang mengurus perceraiannya di Pengadilan Agama gegara suaminya tak memberi nafkah.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
PENGADILAN AGAMA BATAM - Warga Batam saat mengurus dokumen urusan pernikahan mereka di Pengadilan Agama Batam, Kecamatan Sekupang, Provinsi Kepri, Senin (28/4/2025). Data Pengadilan Agama Batam mencatat, terjadi kenaikan perkara perceraian pasca Lebaran Idul Fitri 2025.  

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selasar Gedung Pengadilan Agama Batam di Kecamatan Sekupang, terlihat lebih ramai dari hari biasanya.

Di sudut lorong sisi kiri gedung Pengadilan Agama Batam itu, seorang ibu rumah tangga, Via (29), duduk termenung, ditemani anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa. 

Wajahnya terlihat lelah, sedih dan amarah yang sulit disembunyikan.

Via, sapaan akrabnya baru saja selesai mengikuti agenda sidang perceraian yang ia ajukan terhadap suaminya. 

Namun proses perkaranya belum tuntas, dan sidang kembali dijadwalkan untuk pekan depan.

Baca juga: Bawa Palu dari Rumah, Pelaku Bunuh Janda di Hotel Daerah Trenggalek, Anak Korban Ikut Kena Hantam

"Baru siap sidang, Mas. Katanya lanjut minggu depan lagi," jawab Via singkat dengan suara yang terdengar lirih saat ditemui Senin (28/4/2025).

Awalnya ia enggan mengungkapkan alasan di balik perceraiannya.

Namun setelah beberapa saat berbincang, Via pun sedikit membuka apa yang menjadi kegundahan hatinya. 

Ia mengaku sudah tidak sanggup lagi mempertahankan rumah tangganya yang selama ini menurutnya ia jalani dengan tidak bahagia.

"Mungkin ini jalan satu-satunya. Demi aku dan anak-anak, supaya kami bisa hidup lebih baik," ungkap Via, sambil merangkul erat anaknya.

Menurut Via, keputusan untuk menggugat cerai suaminya bukanlah hal mudah.

Baca juga: Jelang Idulfitri, 61 Janda dan 130 Anak Yatim ASN di Batam Dapat Santunan Pemko Batam

Ia nekat melangkah ke jalur hukum setelah bertahun-tahun menjalani pernikahan tanpa kehadiran suami yang seharusnya menjadi tulang punggung keluarga. 

"Sudah lama suaminya jarang pulang, termasuk memberi nafkah ia dan anaknya.

Dukungan keluarga menjadi kekuatan utama bagi Via untuk berani mengambil keputusan besar ini. 

Ia sadar, bertahan dalam ketidakpastian hanya akan menyakiti dirinya dan anak-anak.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved