KAPAL TERBAKAR DI BATAM

Disnaker Kepri Temukan Banyak Pelanggaran di PT ASL Shipyard Batam, Kadis: Tunggu Hasil Penyidikan

Disnaker Kepri temukan banyak pelanggaran di PT ASL Shipyard, lokasi kapal terbakar di Batam pada Selasa (24/6) hingga merenggut nyawa 4 pekerja.

TribunBatam.id/Endra Kaputra
KAPAL TERBAKAR DI PT ASL BATAM - Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya saat diwawancarai TribunBatam.id. Tim mengungkap banyak temuan dalam insiden kebakaran kapal di PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Kota Batam, Kepri pada Selasa (24/6). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker Kepri) temukan banyak pelanggaran di PT ASL Shipyard Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Kota Batam Provinsi Kepri, lokasi kapal terbakar di Batam pada Selasa (24/6).

Sebagai informasi, terdapat empat korban jiwa dalam kapal terbakar di PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Kota Batam itu.

Sementara 4 pekerja mengalami luka berat serta 1 orang luka ringan akibat insiden kapal terbakar di Batam

Kepala Disnaker Kepri, Diky Wijaya mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi dan melakukan penyidikan sesuai dengan tupoksi Disnaker dalam pengawasan.

"Untuk saat ini tim masih mempelajari temuan di lapangan. Yang jelas banyak masalah yang kami temukan di lapangan," beber Diky, Minggu (29/6/2025).

Selain K3, sistem gaji dan juga subkon yang mendapat pekerjaan dari PT ASL menjadi temuan sementara Disnakertrans Kepri dalam insiden kebakaran kapal di Batam itu.

Baca juga: Kapal Terbakar di PT ASL Shipyard Batam Telan Korban Jiwa, Ombudsman Soroti Sistem Pengawasan K3

"Temuan ini masih dipelajari tim. Setelah rampung kami akan gelar rapat untuk menjatuhkan sanksi kepada perusahaan," kata Diky.

Untuk sanksi yang akan diberikan sesuai dengan pelanggaran yang kita temukan di lapangan.

Dia juga mengaku sangat miris atas kejadian tersebut. 

Dimana dari sembilan korban dan empat diantaranya meninggal dunia semuanya karyawan subkon.

"Keberadaan PT ASL sebagai pemberi pekerjaan terkesan tidak melalukan pengawasan kepada penerima pekerjaan," tegasnya.

Di tempat terpisah Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin mengatakan proses penyidikan kebakaran kapal di PT ASL masih terus bergulir.

''Hingga saat ini sudah tujuh saksi yang kami periksa," ucap Kapolresta Barelang.

Baca juga: Kebakaran Kapal di PT ASL Batam Makan Korban Jiwa, Polresta Barelang Minta Bantuan Labfor Medan

Zaenal juga belum bisa membeberkan upaya penyidikan yang dilakukan karena masih menunggu hasil uji ilmiah atau scientific investigation

"Penyidikan masih sesuai dengan tahapan ya, jadi mohen bersabar semua masih berjalan sebagaimana mestinya," kata Zaenal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved