LIMBAH MINYAK HITAM DI BINTAN
Pesisir Mapur Bintan Menghitam Lagi, Perangkat Desa dan Masyarakat Bersihkan secara Manual
Limbah minyak hitam kembali hantui masyarakat di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kali di laut belakang Desa Mapur Bintan
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Munculnya limbah minyak hitam ini sangat merugikan nelayan dan masyarakat setempat.
Sebab, limbah itu membuat lingkungan laut tercemar, laut jadi hitam, ikan mati, hingga memunculkan aroma tak sedap.
"Saat ini perangkat Desa Mapur, TNI-AL dan masyarakat sudah berjibaku membersihkan limbah tersebut," katanya.
Karung yang sudah terkumpul sudah 50 karung.
"Beratnya kurang lebih dua ton. Itupun masih banyak di Pantai Belakang hingga ke Pantai Songseng," ujarnya.
Proses bersih-bersih saat ini masih berlangsung. Warga berharap ke depan tidak ada lagi hal serupa, agar pencemaran limbah minyak ini tak mengganggu masyarakat setempat. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
| Kasus Limbah di Bintan Belum Tuntas, Bupati Roby Kurniawan 'Senggol' Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Nelayan Bintan Keluhkan Limbah Cemari Pantai Sakera, Burhan Sepekan Absen Melaut |
|
|---|
| Limbah Minyak Hitam di Pantai Sakera Bintan Muncul Lagi, Terjadi Setiap Tahun |
|
|---|
| BREAKING NEWS - Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pantai Sakera Bintan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Minyak-Hitam-di-Mapur-Bintan-6688.jpg)