Senin, 13 April 2026

INFO CUACA

BMKG Prediksi Cuaca Besok Pulau Bintan: Waspada Hujan Lokal!

BMKG memprediksi cuaca hari ini termasuk cuaca besok Pulau Bintan dan sekitarnya di Provinsi Kepri.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
tribunbatam.id/Endra Kaputra
BMKG memprediksi cuaca Pulau Bintan mulai hari ini, Minggu (7/11/2021). Foto potret cuaca hujan di jalan kawasan kilometer 5, Kota Tanjungpinang, Senin (13/9/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk Pulau Bintan dan sekitarnya.

Kondisi cuaca diprakirakan berlaku mulai hari ini, Minggu (7/11) hingga 9 November 2021.

Secara umum, analisis dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 06 November 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 31°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.5 s.d. 1.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai 0.96 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, terutama di Indonesia bagian tengah dan timur.

Diprakirakan kondisi La Nina Lemah - Moderate akan berlangsung hingga Maret - Mei 2022.

Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Kepri Hari Ini: Waspada Hujan Lebat!

Baca juga: Warga Batam Waspada Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Petir Serta Angin Kencang

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.69 dalam kondisi negatif. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Dasarian I November 2021. Kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah
Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, Minggu, (7/11/2021).

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 05 November 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah di Fase 3.

Sehingga berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kepulauan Riau.

"Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia, terutama di sekitar ekuator.
Terdapat pola siklonal di sekitar Barat Sumatera bagian utara dan selatan, Utara Kalimantan, dan Perairan Maluku.

Pada Desember 2021 hingga Januari 2022, angin Monsun Asia sudah aktif dan diprediksi semakin menguat dengan massa udara berasal dari Samudera Hindia.

Kondisi ini mendukung pembentukan awan hujan di wilayah ekuator termasuk Kepulauan Riau," terangnya.

Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya hingga dasarian II November 2021 untuk lapisan permukaan, 850 mb, dan 700 mb umumnya berkisar antara 75 - 90%.

Baca juga: Info Cuaca di Lingga Besok, BMKG Minta Warga Waspada Gelombang Laut Tinggi

Baca juga: Bupati Lingga Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Dampak La Nina

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang - lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang serta gelombang laut tinggi akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer menunjukan pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) dan IOD belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan, sedangkan MJO yang mulai aktif di fase 3 cukup
berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

Nilai SST yang masih hangat dengan nilai anomali SST positif mempengaruhi aktivitas koventif yang signifikan, sehingga dapat meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer dan mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif di wilayah Pulau Bintan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved