Senin, 4 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer, Sebulan Tiga Kasus MBG di Batam hingga Polwan Bunuh Suaminya

Daftar 7 berita populer pilihan Tribunbatam.id hari ini, di antaranya sebulan tiga kasus MBG terjadi di Batam, lalu polwan bunuh suaminya

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Istimewa
NASI ADA ULAT - Foto ulat di nasi Makan Bergizi Gratis di SD HKI Bengkong, Kecamatan Bengkong, Batam Provinsi Kepri, Jumat (19/9/2025). Kasus Makan Bergizi Gratis di Batam bagian dari berita populer pilihan Tribunbatam.id hari ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Persoalan seputar makanan bergizi gratis (MBG) terjadi lagi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Persoalan itu terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Kota Batam pada Kamis (18/9/2025) siang.

Seorang siswa sekolah tersebut menemukan anak kecoak dalam makanan bergizi gratis miliknya. Namun, siswa itu tidak melaporkan temuannya itu kepada para guru dan kepala sekolah.

Dia kemudian pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya. Nah, orang tua juga mengadukan temuan itu kepada media massa.

Temuan kecoak dalam makanan bergizi gratis itu sontak menjadi bahan pembicangan warga Kota Batam.

Masih soal MBG di Batam, sehari pasca kejadian di SMAN 14 Batam, kejadian hampir serupa terjadi di SD HKI Bengkong, Jumat (19/9/2025).

Insiden ini menambah jumlah kasus MBG di Kota Batam setelah ditemukan makanan tak layak makan alias basi di Kecamatan Nongsa dan Kecamatan Bengkong pada Selasa (9/9/2025) silam.

Sejumlah orang tua siswa di SD HKI Bengkong resah setelah mendapati ulat dalam nasi kotak MBG yang dibagikan di sekolah tersebut.

Informasi ini pertama kali beredar di grup WhatsApp wali murid, sebelum akhirnya dibenarkan pihak sekolah.

Kabar lain, seorang Polwan ditetapkan sebagai tersangka setelah sang suami tewas dengan tidak wajar.

Diketahui sang suami bernama Brigadir Esco, ia tewas tergantung dengan tubuh sudah membusuk.

Setelah hampir sebulan berlalu, akhirnya polisi menetapkan seorang wanita yang merupakan istrinya bernama Briptu Rizka Sintiyani sebagai tersangka kasus pembunuhan.

Penetapan tersangka ini setelah polisi melakukan sejumlah penyelidikan dan pemriksaan kasus ini.

Tiga informasi ini bagian dari berita populer pilihan Tribunbatam.id yang mungkin terlewatkan untuk anda membacanya. Berikut informasinya:

Anggota DPRD Bawa Mobil Sambil Mabuk Bareng Selingkuhan, Sebut Ingin Rampok Uang Negara

 

ANGGOTA DPRD GORONTALO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu telah diperiksa Badan Kehormatan (BK) DPRD terkait video viralnya yang sesumbar akan menghabiskan uang negara. BKD DPRD Provinsi mengatakan Wahyudin mengaku tidak sadar mengatakan hal itu karena dalam keadaan mabuk.
ANGGOTA DPRD GORONTALO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu telah diperiksa Badan Kehormatan (BK) DPRD terkait video viralnya yang sesumbar akan menghabiskan uang negara. BKD DPRD Provinsi mengatakan Wahyudin mengaku tidak sadar mengatakan hal itu karena dalam keadaan mabuk.(Tribun Gorontalo)

 

TRIBUNBATAM.id, GORONTALO - Seorang anggota dewan asal Gorontalo membuat heboh jahat media sosial. Ia bersama wanita selingkuhannya membuat video yang bikin heboh.

Dalam Video pendek tersebut,  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo bernama Wahyudin Moridu sesumbar ingin menghabiskan bahkan merampok uang negara.

Kini usai videonya viral itu, Wahyudin telah diperiksa Badan Kehormatan (BK) DPRD.

Pemeriksaan itu pastinya terkait video viralnya yang sesumbar akan menghabiskan uang negara.

Video itu memperlihatkan Wahyudin tengah mengendarai mobil merek Toyota bersama seorang wanita yang merekam.


Baca Selengkapnya

Polwan Bunuh Suami yang Juga Seorang Polisi, Korban Ditemukan Tergantung dan Sudah Membusuk

 

TERSANGKA – Briptu Rizka Sintiani (kiri), istri Brigadir Esco Faska Relly ternyata tersangka atas tewasnya suami yang anggota intel polisi Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat. Evakuasi (kanan) jasad Brigadir Esco saat ditemukan pada 24 Agustus 2025 di Dusun Nyiur Lembang Dalem, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB.
TERSANGKA – Briptu Rizka Sintiani (kiri), istri Brigadir Esco Faska Relly ternyata tersangka atas tewasnya suami yang anggota intel polisi Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat. Evakuasi (kanan) jasad Brigadir Esco saat ditemukan pada 24 Agustus 2025 di Dusun Nyiur Lembang Dalem, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB.(Tribun)

 

TRIBUNBATAM.id - Polwan ditetapkan sebagai tersangka setelah sang suami tewas dengan tidak wajar.

Diketahui sang suami bernama Brigadir Esco, ia tewas tergantung dengan tubuh sudah membusuk.

Setelah hampir sebulan berlalu, akhirnya polisi menetapkan seorang wanita yang merupakan istrinya bernama Briptu Rizka Sintiyani sebagai tersangka kasus pembunuhan.

Penetapan tersangka ini setelah polisi melakukan sejumlah penyelidikan dan pemriksaan kasus ini.

Kabar mengejutkan ini diumumkan pada Jumat (19/9/2025) dan sontak menggemparkan masyarakat luas, khususnya di Lombok Barat.


Baca Selengkapnya

Kecurigaan Ayah Brigadir Esco, Sejak Awal Yakin Kalau Anaknya Tewas di Bunuh Hingga Mantu Tersangka

 

KEMATIAN BRIGADIR ESCO - Kolase foto, prosesi pemakaman Brigadir Esco di Pemakaman Umum Bonjeruk, Lombok Tengah, Senin (25/8/2025) (kanan) dan Briptu Rizka Sintiyani yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir Esco (kiri).
KEMATIAN BRIGADIR ESCO - Kolase foto, prosesi pemakaman Brigadir Esco di Pemakaman Umum Bonjeruk, Lombok Tengah, Senin (25/8/2025) (kanan) dan Briptu Rizka Sintiyani yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir Esco (kiri).(Dok.Istimewa)

 

TRIBUNBATAM.id, LOMBOK TENGAH - Kematian Brigadir Esco Fasca Rely dinilai janggal oleh orangtua korban. Kejanggalan tesebut disampaikan oleh ayah korban bernama Samsul Herwadi.

Hingga akhirnya, kecurigaan Samsul benar, kini polisi sudah menetapkan seorang tesangka dalam kasus kematian polisi tersebut.

Hal yang mengejutkan, pelaku yang dijadikan tersangka adalah istri dari Brigdir Esco Fasca Rely bernama Bripti Rizka Sintiyani.

Rizka Sintiyani ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda NTB.

Namun sejauh ini polisi belum membeberkan apa alasan dibalik penetapan tersangka tersebut. Begitu juga dengan motif pelaku sehingga nekat menghabisi suaminya sendiri.


Baca Selengkapnya

Program MBG Masuk ke SMP 28 Batam, Pihak Kantin Mintak Dilibatkan Karena Omzet Mulai Menurun

 

Potret kantor Sekolah SMPN 28 tampak sepi pengunjung dari aktivitas siswa yang jajan
Potret kantor Sekolah SMPN 28 tampak sepi pengunjung dari aktivitas siswa yang jajan(Beres/TribunBatam)

 

TRIBUNBATAM.id, Batam – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 28 Batam sudah berjalan satu bulan. Ribuan siswa menikmati manfaatnya, namun di sisi lain, pedagang kantin sekolah justru mengeluh omzet turun drastis.

Jika kondisi ini terus berlangsung, maka pedagang kantin akan gulung tikar. Sebab, operasional tak sebanding dengan pemasukan. 

Muliani, salah satu pengelola kantin di SMPN 28 Batam, mengaku penjualannya merosot hingga 80 persen sejak program MBG berjalan. Jika dulu kantin selalu ramai saat jam istirahat, kini banyak dagangan yang tidak laku.

“Program ini bagus untuk anak-anak, mereka senang karena makan gratis dan sehat. Tapi dampaknya kami pedagang kantin sangat terasa. Sekarang kantin jadi sepi, banyak barang yang tidak habis terjual. Omzet benar-benar turun jauh,” ujar Muliani dengan nada kecewa ketika ditemui di kantin, Jumat (19/9/2025).

Ia berharap pemerintah bisa mencari solusi agar program nasional ini tidak mematikan usaha kecil di sekolah. 


Baca Selengkapnya

Kapolsek Digerebek Usai Menyelinap ke Rumah Janda Anak Dua, Aksinya Sempat Direkam Warga

 

Ilustrasi polisi selingkuh dengan seorang janda
Ilustrasi polisi selingkuh dengan seorang janda(ANTARA VIA BBC NEWS INDONESIA Via Tribun Timur)

 

TRIBUNBATAM.id, KENDAL - Oknum Perwira Polisi yang juga menjabat sebagai seorang Kapolsek tertangkap sedang berada di rumah janda dua anak.

Keberadaannya tercium oleh warga dan kemudian warga melakukan penggerbekan.

Mirisnya, aksi penggerebekan tersebut terjadi ketika warga baru saja melakukan unjuk rasa disebuah lokasi tambang galian C.

Mirisnya lagi, sang oknum perwira polisi ikut dalam pengamanan dilokasi protes tersebut.

Usai semuanya bubar setelah melakukan Protes, Oknum Kapolsek ini tidak pulang ke rumah.


Baca Selengkapnya

Kecoak Nongol di MBG SMA Negeri 14 Batam, Kepala SPPG Batu Ampar: Tenyata Anak Jangkrik

 

NASI ADA ULAT - Foto ulat di dalam yang dilingkari yang diada di dalam nasi MBG di SD HKI Bengkong Atas, kecamatan Bengkong, Kota Batam Provinsi Kepri, Jumat (19/9/2025).
NASI ADA ULAT - Foto ulat di dalam yang dilingkari yang diada di dalam nasi MBG di SD HKI Bengkong Atas, kecamatan Bengkong, Kota Batam Provinsi Kepri, Jumat (19/9/2025).(Istimewa)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Persoalan seputar makanan bergizi gratis (MBG) terjadi lagi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Persoalan itu terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Kota Batam pada Kamis (18/9/2025) siang.

Seorang siswa sekolah tersebut menemukan anak kecoak dalam makanan bergizi gratis miliknya. Namun, siswa itu tidak melaporkan temuannya itu kepada para guru dan kepala sekolah.

Dia kemudian pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya. Nah, orang tua juga mengadukan temuan itu kepada media massa.

Temuan kecoak dalam makanan bergizi gratis itu sontak menjadi bahan pembicangan warga Kota Batam.


Baca Selengkapnya

Sebulan Tiga Kasus MBG di Batam: Makanan Basi, Nasi Ber-ulat dan Muncul Kecoak di Omprengan

 

NASI ADA ULAT - Foto ulat di dalam yang dilingkari yang diada di dalam nasi MBG di SD HKI Bengkong Atas, kecamatan Bengkong, Kota Batam Provinsi Kepri, Jumat (19/9/2025).
NASI ADA ULAT - Foto ulat di dalam yang dilingkari yang diada di dalam nasi MBG di SD HKI Bengkong Atas, kecamatan Bengkong, Kota Batam Provinsi Kepri, Jumat (19/9/2025).(Istimewa)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menuai sorotan.

Sebelumnya ramai soal temuan anak kecoak di makanan siswa SMA Negeri 14 Batam, kini insiden serupa terjadi di SD HKI Bengkong, Kota Batam, Jumat (19/9/2025).

Insiden ini menambah jumlah kasus MBG di Kota Batam setelah ditemukan makanan tak layak makan alias basi di Kecamatan Nongsa dan Kecamatan Bengkong pada Selasa (9/9/2025) silam.

Sejumlah orang tua siswa resah setelah mendapati ulat dalam nasi kotak MBG yang dibagikan di sekolah tersebut.

Informasi ini pertama kali beredar di grup WhatsApp wali murid, sebelum akhirnya dibenarkan pihak sekolah.


Baca Selengkapnya

(Tribunbatam.id)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved