Jumat, 5 Juni 2026

Batam Terkini

Ikhtiar Bunuh Diri Bisa Dihentikan, RoS Guyur Jembatan Barelang dengan 5.000 Liter Air Ruqyah

Ruqyah dilakukan dengan skala besar menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk menyiram air ruqyah di

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id
JEMBATAN BARELANG - Jembatan Barelang Batam disiram dengan Air Ruqiah. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peringatan World Suicide Prevention Day (WSPD), Komunitas Ruqyah On The Street (RoS) Batam bersama Yayasan An Nubuwwah Batam menggelar ruqyah akbar di Jembatan I Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (21/11/2025) pukul 8.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian spiritual sekaligus respons kemanusiaan atas meningkatnya kasus bunuh diri di ikon wisata Kota Batam tersebut. 

Ruqyah dilakukan dengan skala besar menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk menyiram air ruqyah di sepanjang Jembatan Barelang.

Aksi ini memadukan ikhtiar batin, doa keselamatan, serta ajakan untuk memperkuat perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat. 

Data RoS mencatat, sepanjang 2024 terjadi 7 kasus bunuh diri di Barelang (6 meninggal, 1 selamat). 

Adapun Januari–Oktober 2025 terdapat 4 kasus (2 meninggal, 1 selamat, 1 belum terkonfirmasi). Total 11 kasus dalam dua tahun menjadi pengingat pentingnya tindakan pencegahan.

Koordinator RoS Batam, Muhammad Ikhsan, menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sejalan dengan semangat WSPD sebagai kampanye global untuk menghapus stigma dan meningkatkan kesadaran publik.

“Ruqyah ini tentu bukan upaya yang bisa menghapus kasus bunuh diri sepenuhnya. Ini adalah ikhtiar batin. Yang lebih penting adalah pengawasan, pembinaan mental, dan kehadiran posko pendampingan di Barelang,” ujar Ikhsan.

Ia juga menekankan perlunya peningkatan sistem keamanan, seperti penambahan dan kalibrasi kamera CCTV di titik-titik rawan.

“Kita tidak ingin Jembatan Barelang menjadi seperti Jembatan Golden Gate di California, yang dikenal sebagai lokasi aksi bunuh diri,” tegasnya.

Ikhsan turut mengapresiasi tim pos pengamanan Jembatan Barelang yang selama ini mampu melakukan deteksi dini terhadap indikasi orang yang berpotensi mengakhiri hidupnya.

“Dari Danpos kita mendengar bahwa indikasi seperti itu sering muncul. Koordinasi antara petugas dan para pedagang sekitar jembatan juga berjalan baik. Ini sangat kami apresiasi,” tambah Ikhsan.

WSPD yang diperingati setiap 10 September menjadi momentum global untuk membuka ruang dialog tentang kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri. 

Pada tahun ini, ruqyah menyeluruh oleh RoS dan Yayasan An Nubuwwah mengusung pesan harapan: menetralkan energi negatif, menghapus aura keputusasaan, mendoakan keselamatan masyarakat, serta menguatkan jiwa mereka yang sedang berada dalam tekanan hidup.

Ketua Yayasan An Nubuwwah Batam, Ustaz Muhammad Candra P. Pusponegoro Rizqi Marzaqah Al Hana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi ruqyah tahap pertama pada Jumat 19 Juli 2024.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved