Minggu, 17 Mei 2026

OKNUM POLISI HAMILI GADIS

Tangis Ibu Oknum Polisi di Batam Buka Suara Soal Kasus Anaknya: Mengapa Dizalimi Seperti Ini?

Tangis Tiurmaidah Panjaitan, ibu oknum polisi di Batam pecah menceritakan semua yang ia tahu tentang kasus yang dialami anaknya saat ditemui di Batam.

Tayang:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
OKNUM POLISI DI BATAM - Kuasa hukum keluarga Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen (YAAS), Roger Rumapea dan Agus  Simatupang saat ditemui di kawasan Batam Center, Kamis (18/12/2025). Keluarga oknum polisi di Batam akhirnya buka suara terkait tuduhan penganiayaan yang kasusnya bergulir hingga sidang kode etik profesi Polri di Mapolda Kepri, Kamis (18/12). 

Ringkasan Berita:
  • Tiurmaidah Panjaitan, ibu Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen sambil menangis akhirnya buka suara terkait kasus yang menimpa anaknya.
  • Bersama suaminya, Anwar Silaen didampingi dua kuasa hukum, ia blak-blakan soal tudingan wanita berinisial Fm (28) yang pernah menjalin kasih dengan anaknya.
  • Kuasa hukum mengungkap kronologis hingga oknum polisi di Batam itu dilaporkan ke Propam, hingga menjalani sidang kode etik profesi Polri di Mapolda Kepri, Kamis (18/12/2025).

 


TRIBUNBATAM.id, BATAM
- Tangis Tiurmaidah Panjaitan, ibu dari Brigadir Polisi (Brigpol) Yesaya Arga Aprianto Silaen (YAAS) yang menjalani sidang komisi kode etik profesi (KKEP) di Polda Kepri pada Kamis (18/12/2025) pecah.

Air mata tampak membasahi pipi wanita itu ketika ia menceritakan perlakuan anaknya kepada mantan kekasihnya Fm (28), sekaligus yang melaporkannya ke Bidang Propam Polda Kepri.

Tiga bulan lebih, Tiumaidah Panjaitan bersama suami, Anwar Silaen diam dengan tudingan yang dialamatkan kepada anak mereka.

Setidaknya setelah setelah FM bersama kuasa hukumnya memberanikan diri melapor ke Propam Polda Kepri, Senin (22/9/2025), sekira pukul 11.30 WIB, dengan Nomor SPSP2/41/IX/2025/Subbagyanduan.

"Kami tak ingin masalah ini viral, apalagi harus tampil ke media. Ini aib bagi kami. Tapi daripada anak kami terus-menerus dizalimi, kami pun harus meluruskannya," ujar Tiur dengan suara bergetar saat ditemui di kawsan Batam Center, Sabtu (20/12/2025).

Dengan emosi yang meluap, ia memastikan jika anaknya tidak melakukan apa yang dituduhkan.

Baca juga: Nasib Oknum Polisi di Batam Aniaya Bidan Hingga Keguguran, Propam Pastikan Proses Etik Berjalan

Termasuk mencabut kuku Fm (28), bagian dari penganiayaan yang menurut wanita itu alami dari oknum polisi di Batam itu.

"Saya pastikan anak saya tidak melakukan apa yang dituduhkan. Dia polisi yang baik, dia anak yang baik. Ini sangat menyakitkan bagi kami sebagai orang tua," katanya. 

Masih dengan kondisi menangis, ia menjelaskan jika anaknya sering mengirimi uang, bahkan menuruti semua permintaan wanita itu.

"Dia sudah bayar gedung pernikahan. Dia sudah berniat baik untuk menikahi. Kenapa anak saya dizalimi seperti ini?" ujar Tiur dengan suara yang bergetar.

Kondisi tak jauh berbeda terlihat dari Anwar Silaen.

Terlihat lesu, ayah Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen ini mencoba tegar dengan apa yang dialami anaknya.

Roger Morrow Rumapea dan Agus Sumantri Simatupang, dua penasihat hukum tampak mendampingi orang tua oknum polisi di Batam itu.

Sebagai orang tua, ia merasa harus membela anak yang dianggap telah diperlakukan tidak adil oleh hukum dan opini publik.

Baca juga: Bidan FM Kecewa, Brigpol YAAS Kembali Dinas di Polsek Sagulung Batam: Saya Hanya Ingin Keadilan

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved