Minggu, 26 April 2026

Setelah Dua Hari Ujian Ketat, 19 Jurnalis Lulus UKJ AJI Batam 2025

UKJ yang meluluskan 19 jurnalis ini bagian dari upaya AJI Batam dorong peningkatan profesionalisme dan standar kerja jurnalis.

Editor: Dewi Haryati
Istimewa
FOTO BERSAMA - Peserta UKJ AJI Batam 2025 foto bersama dengan penguji AJI Indonesia dan panitia kegiatan, saat penutupan kegiatan, Minggu (22/12/2025) malam. Sebanyak 19 jurnalis lulus UKJ AJI Batam 2025 setelah melawati ujian selama dua hari. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dari jurnalis muda hingga jenjang utama, sebanyak 19 wartawan dinyatakan lulus Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam 2025.  Terdiri dari empat jurnalis jenjang muda, tujuh jenjang madya, dan delapan jenjang utama.

UKJ ini menjadi bagian dari upaya AJI Batam mendorong peningkatan profesionalisme dan standar kerja jurnalis.

Seorang penguji UKJ AJI, Slamet Widodo mengatakan, lulus UKJ bukanlah akhir perjalanan seorang wartawan. Dodo panggilan akrabnya, memberi penekanan ujian sesungguhnya ada pada usaha untuk mempertahankan profesionalisme, etika jurnalistik dan nilai-nilai ke-AJI-an dalam menjalankan tugas sebagai seorang wartawan. 

"Ujiannya selesai, tapi ujian sesungguhnya adalah setelah ujian ini selesai dan kembali ke dunia kerja," kata Dodo, saat momen penutupan kegiatan, Minggu (22/12/2025) malam di Hotel PIH Batam yang terletak di Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota.
 
Pelaksanaan UKJ di Batam tahun ini berlangsung selama dua hari penuh, Sabtu-Minggu (20-21/12/2025).

Kegiatan diawali dengan workshop jurnalistik pada Jumat (19/12/2025) di Kampus Politeknik Negeri Batam.

Ketua Badan Penguji UKJ AJI Indonesia, Ichwan Prasetyo mengatakan untuk hari pertama ujian meliputi tiga hal pokok. Yaitu terkait aspek keterampilan jurnalisme, aspek wawasan jurnalisme termasuk pemahaman dan pengamalan kode etik, serta wawasan pengetahuan umum.

Di hari kedua, materi ujiannya lebih banyak kerja praktik. Mulai dari merancang media, merancang liputan, mengerjakan liputan, mengedit hasil liputan, kemudian kepiawaian menggunakan piranti kerja dan kecerdasan buatan hingga presentasi hasil akhir.

"Hari kedua lebih banyak kerja praktik, unjuk karya. Dibagi per kelompok. Ada peserta muda, madya dan utama dalam setiap kelompok," ujar Ichwan.

Setiap kelompok diminta simulasi membuat media, memilih pemimpin redaksi, editor hingga reporter yang bertugas di lapangan. Para peserta diminta berbagi peran agar menjadi tim solid. Kemudian media yang dibuat itu dipresentasikan saat unjuk karya.

Selain memberikan penilaian kepada kelompok dengan hasil karya terbaik, para peserta tetap mendapatkan nilai masing-masing sesuai kompetensinya dari hasil karya yang dihasilkannya secara personal. 

Seorang peserta UKJ, Yashinta mengaku bersyukur bisa menyelesaikan ujian dengan baik dan dinyatakan lulus. 

"Rasanya dua hari ini kepala saya terasa sangat berat, ujiannya sangat menantang dan dituntut untuk berpikir keras, tapi alhamdulillah bisa menyelesaikan semuanya," tuturnya. 

Di momen penutupan kegiatan juga diumumkan peserta terbaik UKJ AJI Batam 2025 dari masing-masing jenjang.

Dari jenjang muda, Pardomuan Nainggolan menjadi peserta terbaik. Jenjang madya Muhammad Islahuddin, dan jenjang utama diraih Fiska Juanda.

Ketua AJI Batam Yogi Sahputra, mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus UKJ. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved