Jumat, 1 Mei 2026

Batam Terkini

Kebakaran di Tembesi Berawal Dari Warga Bakar Sampah, Polisi Minta Warga Hati-hati

Kebakaran yang memicu asap hitam pekat di depan gereja HKBP Tembesi, Jalan Trans Barelang, Tembes

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
Potret lahan dan bekas ban yang terbakar di Tembesi, Sagulung, Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kebakaran yang memicu asap hitam pekat di depan gereja HKBP Tembesi, Jalan Trans Barelang, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah dna ban, pada Selasa (3/2/2026).

Api pertama kali muncul dari area belakang lahan kosong yang juga terdapat sejumlah ban bekas tidak terpakai.

Warga menyebut, kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke tumpukan ban di lokasi tersebut.

"Awalnya bakar sampah sama beberapa ban yang sudah tidak dipakai. Karena angin kencang, apinya cepat nyamber," ujar seorang warga di lokasi.

Warga lainnya mengatakan, kobaran api sempat membesar dan menjulang cukup tinggi.

"Cepat sekali nyambernya, tingginya kira-kira setinggi warung-warung inilah, 3 meteran," kata warga tersebut.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Batam langsung turun ke lokasi usai menerima laporan.

Satu unit mobil pemadam dikerahkan untuk melakukan proses pemadaman.

Baca juga: Dua Kebakaran Lahan di Lingga Terjadi dalam Sehari, Damkar Kerja Keras Padamkan Api

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, IPTU Anwar Aris, mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.25 WIB.

"Api sudah padam, yang terbakar itu lahan belakang warung yang terdapat tumpukan ban bekas," ujar IPTU Anwar Aris, Selasa sore.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil damkar," tambahnya. 

Pascakejadian, area bekas kebakaran tampak menghitam dan dipenuhi sisa ban bekas serta kawat baja bagian dalam ban.

IPTU Anwar Aris mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun ban bekas secara sembarangan.

"Kami mengimbau warga tidak membakar sampah atau ban bekas, terutama di lahan terbuka dan saat angin kencang, karena berpotensi menimbulkan kebakaran dan membahayakan lingkungan sekitar," tegasnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved