Kamis, 30 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, Penemuan Mayat di Batam dan Lingga

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Tribun Batam Hari Ini Rabu 29 April 2026, Penemuan Mayat yang tewas tak wajar di Batam dan Lingga

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
PENEMUAN MAYAT - Seorang pria ditemukan tak bernyawa di pohon di pinggir Jalan Yos Sudarso, arah Batuampar ke Seraya Atas, Selasa (28/4/2026) 

Wakil Kepala Kesiswaan SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam, Doni Siswanto, menyampaikan insiden memilukan tersebut dipicu masalah sepele.

Korban dinilai terlambat atau sering menunda-nunda dalam mengumpulkan tugas sekolah.

"Di sekolah ini kami terapkan  jiwa korsa. Satu siswa belum kumpul yang lain kena dampaknya," kata Doni, Selasa (28/4/2026).
 
Motif ini sangat mengejutkan karena masalah akademik yang seharusnya diselesaikan dengan cara edukatif, justru berakhir menjadi aksi kekerasan fisik dan verbal, hingga viral di media sosial (medsos).

"Setelah kami dalami, pemicu utamanya adalah masalah tugas. Pelaku merasa kesal karena korban dinilai sering terlambat, lambat, atau tidak segera mengumpulkan tugas yang diberikan dalam kelompok," lanjutnya.
 
Korban merupakan bagian dari kelompok belajar atau tugas bersama pelaku.

Baca Selengkapnya

Polda Kepri Dalami Dugaan Pembiaran Terkait Kematian Bripda Natanael

REKA ADEGAN - Reka adegan rekontruksi penganiayaan yang menewaskan Bripda Natanael di mess rusun Bintara Polda Kepri, Senin (27/4/2026). Polda Kepri masih lakukan pendalaman terkait kasus ini termasuk soal ada dugaan pembiaran terkait kematian Bripda Natanael
REKA ADEGAN - Reka adegan rekontruksi penganiayaan yang menewaskan Bripda Natanael di mess rusun Bintara Polda Kepri, Senin (27/4/2026). Polda Kepri masih lakukan pendalaman terkait kasus ini termasuk soal ada dugaan pembiaran terkait kematian Bripda Natanael(Tribun Batam/Beres Lumbantobing)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polda Kepri berupaya mengusut tuntas kasus penganiayaan berujung meninggalnya Bripda Natanael Simanungkalit (20) yang melibatkan sesama anggota kepolisian. 

Apalagi ada sorotan tajam dari kuasa hukum keluarga. Mereka menilai ada dugaan pembiaran penyidik terhadap saksi lain di lokasi kejadian, yang tidak diperiksa dalam kasus pidana. 

Merespons itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengatakan saat ini Polda Kepri tengah melakukan pendalaman lebih lanjut atas sorotan kuasa hukum keluarga. 

Terkait isu pembiaran, diakuinya Polda Kepri belum mengambil kesimpulan dan masih melakukan kajian hukum secara mendalam.

“Untuk dugaan pembiaran, itu masih perlu pendalaman dan kami juga berkoordinasi dengan ahli hukum,” ujarnya di Media Center Polda Kepri, Selasa (28/4/2026).

Baca Selengkapnya

Guru di Sekolah Djuwita Batam Trauma dan Tak Mau Mengajar Setelah Dapat Intimidasi Preman

PREMANISME DI SEKOLAH DJUWITA - Aksi Premanisem terekam CCTV. terlihat jelas mereka mengintimidasi tiga guru perempuan. Preman tersebut datang dibawa oleh wali murid yang anaknya tidak mau sekolah
PREMANISME DI SEKOLAH DJUWITA - Aksi Premanisem terekam CCTV terlihat jelas mereka mengintimidasi tiga guru perempuan. Preman tersebut datang dibawa oleh wali murid yang anaknya tidak mau sekolah. (Tribun Batam/istimewa)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua dari tiga guru di Sekolah Djuwita Batam mengalami trauma mendalam dan disebut enggan kembali mengajar setelah mengalami intimidasi dari sejumlah pria yang diduga preman, yang dibawa oleh seorang wali murid.

Sumber TribunBatam.id menyebutkan, pascakejadian tersebut kondisi psikologis para guru sangat terguncang. Mereka bahkan terus menangis usai insiden itu.

Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah yang khawatir akhirnya mengambil langkah dengan membawa kedua guru tersebut ke psikiater untuk mendapatkan penanganan.

"Mereka terus menangis. Selama ini mereka hanya mengajar anak-anak kecil, bahkan usianya di bawah tiga tahun. Tidak pernah menghadapi situasi seperti ini, apalagi sampai diintimidasi dan dipaksa seperti itu," ujar sumber tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved