PKL NGADU KE DPRD BATAM
Lapak Dibongkar, PKL di Depan Wasco Tanjunguncang Datangi BP Batam dan DPRD Cari Keadilan
Nasib pedagang kaki lima yang berjualan di depan PT Wasco, Tanjunguncang, Batuaji, hingga kini belum menemukan titik terang pasca penertiban
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Tuntutan Massa
Di Gedung DPRD Batam, massa kembali menyuarakan tuntutan mereka.
Salah satunya meminta Kasatpol PP Kota Batam, Imam Tohari, dicopot dari jabatannya karena dinilai melakukan penggusuran secara paksa tanpa surat peringatan yang jelas.
Ketua HMI MPO Batam Madani, Muhammad Sahrul Ramadhan, mengatakan pihaknya meminta BP Batam dan perusahaan terkait segera menyediakan lokasi relokasi bagi 15 warung yang terdampak penertiban.
“Kami meminta pedagang direlokasi ke tempat yang tetap dekat dengan kawasan pekerja, agar mereka masih bisa berjualan,” ujarnya.
Selain itu, massa juga meminta Satpol PP Batam bertanggung jawab atas penertiban yang disebut mengakibatkan adanya korban luka bakar.
“Kami meminta Kasatpol PP Kota Batam, Imam Tohari, dicopot,” tegas Sahrul.
Setelah sekitar 30 menit berorasi di DPRD Batam, massa akhirnya diterima untuk berdialog di ruang rapat Komisi I DPRD Kota Batam yang dipimpin Muhammad Fadhli. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pedagang-kaki-lima-demo-ke-Bp-Batam-wasco.jpg)