Kamis, 14 Mei 2026

Demam Berdarah di Lingga

44 Warga Lingga Terjangkit DBD hingga Oktober Ini, Dinkes Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Hingga Oktober 2025, Dinkes Lingga mencatat sebanyak 44 warga terjangkit kasus Demam Berdarah Dengue. Paling banyak ditemukan di Puskesmas Daik

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
DBD DI LINGGA - Potret kegiatan fogging di Lingga beberapa waktu lalu. Hingga Oktober 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat sebanyak 44 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Hingga Oktober 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mencatat sebanyak 44 warga terjangkut kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lingga, Wirawan Trisna Putra.

Adapun 44 kasus DBD tersebut ditemukan di wilayah enam Puskesmas Kabupaten Lingga.

"Di Puskesmas Daik 11, Resang 11, Dabo 9, Dabo Lama 7, Rejai 5, dan Puskesmas Penuba 1, dengan total 44 kasus sampai hari ini," ungkap Wirawan kepada Tribunbatam.id, Rabu (15/10/2025).

Meski jumlah itu terbilang rendah, Wirawan berharap, masyarakat tetap waspada dan aktif menjaga kebersihan lingkungan agar angka kasus terus menurun.

Terlebih saat ini menurut perkiraan atau prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dabo Singkep, cuaca penghujan kategori menengah hingga tinggi.

Wirawan menyebutkan, pihaknya menggencarkan kegiatan sosialisasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat.

Fokus utama kegiatan ini adalah upaya pencegahan penyebaran penyakit menular, terutama DBD.

Melalui Bidang P2P bersama seluruh puskesmas di wilayah Lingga, Dinkes mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar nyamuk Aedes aegypti tidak berkembang biak.

Wirawan menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan langkah awal sebelum dilakukan aksi lapangan.

“Saat ini kami fokus memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat. Namun bila diperlukan, kami juga akan turun langsung melakukan kegiatan pemusnahan sarang nyamuk,” ujarnya.

Selain pencegahan DBD, Dinas Kesehatan juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi banjir selama musim penghujan.

Tim kesehatan akan bersiaga memberikan pelayanan darurat jika kondisi banjir menghambat aktivitas warga.

“Apabila terjadi banjir besar, kami sudah menyiapkan opsi membuka tenda kesehatan di lokasi terdampak,” ujarnya.

Wirawan berharap, pasca musim penghujan nanti tidak terjadi lonjakan kasus penyakit di Kabupaten Lingga.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat upaya pencegahan dini. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved