Jumat, 24 April 2026

KAPAL HILANG KONTAK

Pompong yang Ditumpangi Eno dan Aris Hilang Kontak Saat Berlayar dari Lingga ke Batam

Sebuah boat pompong berangkat dari Kelumu, Kabupaten Lingga, tujuan Batam dilaporkan hilang kontak.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Dok. SAR Lingga
PENCARIAN - Potret Kapal SAR Lingga. Sebuah boat pompong berangkat dari Kelumu, Kabupaten Lingga, tujuan Batam dilaporkan hilang kontak. Hingga saat ini dalam proses pencarian, Sabtu (21/2/2026). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Sebuah boat pompong berangkat dari Kelumu, Kabupaten Lingga, tujuan Batam dilaporkan hilang kontak.

Perahu motor tersebut diduga hilang kontak di perairan Selat Pintu, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga.

Informasi tersebut pertama kali diterima pada Jumat (19/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi.

"Benar, saat ini sedang dalam proses pencarian," ungkap Okta kepada Tribunbatam.id, Sabtu (21/2026).

Dalam informasi BPBD disampaikan bahwa satu unit boat pompong diduga hilang kontak di titik koordinat 0°24'59.6"N 104°12'49.4"E.

Berdasarkan data yang diterima, kapal tersebut dinakhodai Eno.

Kapal berangkat tanpa muatan dengan tujuan Batam untuk mengambil kebutuhan sembako.

Di atas kapal terdapat satu orang anak buah kapal (ABK) bernama Aris.

Kapal tersebut milik Iwan, warga Desa Kelumu, Kabupaten Lingga.

Dari informasi laporan yang diterima, kronologi kejadian bermula pada Rabu (18/2/2026) sekira pukul 04.00 WIB, kapal motor itu berangkat dari Pelabuhan Kelumu, Kabupaten Lingga, menuju Batam dalam kondisi muatan kosong. 

Sehari kemudian, Kamis (19/2/2026) sekira pukul 09.30 WIB, nahkoda, Eno, sempat mengirimkan titik koordinat terakhir kepada pemilik kapal melalui pesan WhatsApp.

Namun sekira pukul 10.00 WIB di hari yang sama, kapal tersebut diduga hilang kontak di perairan Selat Pintu, Kecamatan Temiang Pesisir.

Upaya komunikasi tidak lagi mendapat respons.

Mengetahui hal tersebut, pada Jumat (20/2/2026) pukul 08.00 WIB, pemilik kapal Iwan berinisiatif menuju titik koordinat terakhir yang dikirimkan nahkoda.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved