KAPAL HILANG KONTAK
Sudah Hari Keempat Pencarian, Dua Warga Lingga yang Hilang Kontak di Laut Belum Ditemukan
Dua warga Lingga Kepri yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar naik boat pompong dari Desa Kelumu menuju Batam belum ditemukan hingga Rabu (25/2)
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Dua warga Lingga hilang kontak di laut saat kapal mereka berlayar dari Desa Kelumu menuju Batam belum ditemukan
- Keduanya Jairi alias Eno (35), dan Muhammad Sahri alias Aren (30)
- Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hingga Rabu (25/2) siang
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Nasib dua warga Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar menggunakan boat pompong dari Desa Kelumu menuju Batam, belum diketahui.
Hingga Rabu (25/2/2026) siang, keduanya masih belum ditemukan.
Upaya pencarian terhadap dua warga Lingga itu pun masih berlanjut memasuki hari keempat Rabu ini.
Kedua korban diketahui bernama Jairi alias Eno (35) yang bertindak sebagai nakhoda, dan Muhammad Sahri alias Aren (30) yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK).
Mereka terakhir kali berkomunikasi dengan pihak keluarga pada 18 Februari 2026, sebelum akhirnya hilang kontak di tengah perjalanan laut.
Sejak kabar hilangnya boat tersebut menyebar, suasana cemas menyelimuti keluarga
Harapan ada kabar baik terus dipanjatkan keluarga. Sementara tim gabungan tanpa henti melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan yang diduga menjadi lintasan pelayaran korban.
Operasi pencarian melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga bersama personel Lanal Dabo Singkep, Pos TNI AL Tanjung Biru, serta dibantu warga dan keluarga korban.
Tim bergerak menyisir perairan secara bertahap dengan memaksimalkan armada laut yang tersedia.
Pada pencarian hari ketiga Selasa (24/2/2026) lalu, area operasi bahkan diperluas hingga ke perairan Pulau Petong, Pulau Karas Besar, hingga wilayah perairan Bintan.
Penyisiran dilakukan dengan mempertimbangkan arus laut serta kemungkinan pergeseran posisi boat akibat cuaca dan gelombang.
Kepala Pelaksana BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan tim terus memperluas jangkauan pencarian guna meningkatkan peluang menemukan korban.
“Sampai saat ini pencarian sudah kita perluas mulai dari laut Pulau Petong hingga Pulau Karas Besar dan wilayah perairan Bintan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, sesuai prosedur operasi pencarian dan pertolongan, hari ini sebenarnya menjadi batas akhir pencarian aktif.
Namun demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan perpanjangan dengan melihat perkembangan situasi di lapangan.
| Kades Limbung Minta Maaf ke Keluarga Eno, Nakhoda Kapal di Lingga Tujuan Batam Hilang Kontak di Laut |
|
|---|
| Nasib Dua Warga Lingga Hilang Kontak di Laut, Keluarga Eno Kecewa dengan Pihak Pemdes |
|
|---|
| Isak Tangis Aminah Pecah, Berharap Anaknya yang Hilang di Laut Lingga segera Ditemukan |
|
|---|
| Keluarga Tunggu Kabar Eno dan Aris, Warga Lingga Hilang Kontak saat Berlayar ke Batam |
|
|---|
| Kapal Hilang Kontak saat Berlayar dari Lingga ke Batam, Kades: Bukan Warga Kami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pencarian-hari-ketiga-dua-warga-Lingga.jpg)