Demam Berdarah di Lingga
Cegah DBD di Lingga, Polisi dan Petugas Kesehatan Fogging Permukiman Warga Desa Jagoh
Permukiman warga di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Lingga difogging, antisipasi DBD yang masih mengancam warga setempat
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi ancaman di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong berbagai pihak untuk meningkatkan langkah pencegahan.
Salah satunya dilakukan di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, melalui kegiatan fogging yang melibatkan aparat kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga warga setempat, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan pengasapan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jagoh Polsek Singkep Barat, Brigpol Dedy Marzuki, bersama tim UPT Puskesmas Kecamatan Singkep Barat.
Fogging dilakukan di sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD.
Selain petugas kesehatan dan kepolisian, kegiatan itu turut dihadiri Kepala Desa Jagoh Amran, Koordinator Program ISPA, Diare, Malaria dan DBD UPT Puskesmas Singkep Barat Nindy Wardani, SKM Yusniar, petugas kesehatan lingkungan, petugas Pustu Jagoh Afriani Safitri, perangkat desa, serta warga setempat.
Sebelum fogging dimulai, petugas bersama Bhabinkamtibmas terlebih dahulu menyosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kepada masyarakat.
Warga diimbau rutin membersihkan tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) UPT Puskesmas Singkep Barat, kemudian melakukan penyemprotan di area permukiman warga.
Langkah tersebut dilakukan untuk menekan populasi nyamuk dewasa, sekaligus meminimalisir risiko penyebaran DBD di lingkungan masyarakat.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kapolsek Singkep Barat, Iptu Young Risa menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan aktif personel Bhabinkamtibmas dalam mendukung kegiatan kesehatan masyarakat.
“Sinergi antara Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Iptu Young Risa.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama mencegah penyebaran DBD.
Selain itu, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara masyarakat dengan kepolisian sebagai mitra dalam kehidupan sosial. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)
| Demam Berdarah di Lingga Kian Mengkhawatirkan, Januari Hingga Mei 2026 Tembus 72 Kasus |
|
|---|
| Disperindagkop UKM Lingga Gelar Goro Cegah Penyebaran DBD, Selokan Tak Luput dari Perhatian |
|
|---|
| Belasan Warga Lingga di Kampung Baru Singkep Terpapar Demam Berdarah Dengue |
|
|---|
| Kasus DBD Masih Nihil, Lurah Sungai Lumpur di Lingga Ingatkan Warga Jangan Lengah |
|
|---|
| 44 Warga Lingga Terjangkit DBD hingga Oktober Ini, Dinkes Gencarkan Sosialisasi Pencegahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Polisi-fogging-di-Jagoh.jpg)