Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ansar-Nyanyang, Perkuat Sinergi Pusat
Tahun pertama kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura mencatatkan sejumlah capaian positif
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Mairi Nandarson
Dalam bidang kesehatan, peningkatan layanan dilakukan melalui penguatan layanan RSJKO serta rencana renovasi rumah sakit milik Pemprov Kepri. Yang terbaru, tujuh gedung layanan baru di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud (RSJKO EHD) Provinsi Kepulauan Riau di Tanjunguban, Kabupaten Bintan, diresmikan Jumat (13/2/2026).
Ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional penguatan layanan kesehatan jiwa dan ketergantungan obat. Seluruh pembangunan tujuh gedung baru ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025 senilai Rp54,39 miliar, dengan realisasi fisik dan keuangan mencapai 100 persen.
Sebagai bagian dari komitmen kesehatan masyarakat, Pemprov Kepri menyediakan Program Rumah Singgah di Batam dan Jakarta untuk memfasilitasi pasien rujukan berobat secara gratis. Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta, yang diresmikan pada Mei 2023, sering penuh dihuni pasien, terutama dari Kota Batam. Fasilitas ini menyediakan layanan seperti hotel, termasuk perabotan lengkap, dan dapat diajukan secara online.
Program ini telah membantu ribuan masyarakat Kepri yang tidak memiliki tempat tinggal di kota besar, dengan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan aksesibilitas.
Bantuan Iuran BPJS untuk Kelompok Rentan
Keberpihakan kepada kelompok rentan diwujudkan melalui pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani sebagai perlindungan kecelakaan kerja.
Sementara itu, UMKM terus didorong naik kelas. Persentase UMKM naik kelas meningkat dari 29,95 persen (2022) menjadi 35,46 persen (2024). Dukungan melalui subsidi bunga/margin 0 persen bagi UMKM memperkuat permodalan dan daya saing pelaku usaha.
Di sektor pendidikan, Pemprov Kepri memberikan bantuan seragam sekolah gratis kepada 39 ribu siswa baru jenjang SMA/SMK/SLB pada 2025, dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. Penyaluran dilakukan melalui sekolah pada September-Oktober 2025. Selain itu, program transportasi siswa, seperti transportasi laut untuk 831 siswa di 7 sekolah di Kabupaten Lingga, disalurkan dengan total Rp376,2 juta untuk bantuan seragam dan transportasi.
Dalam satu tahun kepemimpinan ini, Kepulauan Riau bergerak dengan capaian konkret: ekonomi tumbuh tinggi, investasi melonjak, kemiskinan menurun, infrastruktur membaik, kualitas lingkungan meningkat, serta perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi rakyat semakin kuat. Pembangunan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang pemerataan dan keberlanjutan—mewujudkan Kepri sebagai provinsi maritim yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Gubernur Ansar Ahmad menyatakan, “Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami berkomitmen terus mendorong program-program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur strategis seperti Jembatan Batam-Bintan.”
Upaya Mewujudkan Asta Cita
Sejak awal menjabat, Ansar-Nyanyang menegaskan mendukung visi misi Presiden Prabowo dan Wapres Gibran yang tertuang dalam Asta Cita. Mulai dari memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih, Program 3 Juta Rumah, hingga Program Kemandirian Pangan.
Program MBG
Hingga pertengahan Februari 2026, realisasi Program MBG di Kepri telah mencapai 79,32 persen dengan 199 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan 506.076 penerima manfaat.
Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang menargetkan Program MBG telah realisasi sepenuhnya di seluruh Kepulauan Riau pada tahun 2026 ini. Pemprov Kepri kini tengah fokus menuntaskan pembangunan SPPG, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang tinggal bersisa 15 persen.
Koperasi Merah Putih
Komitmen mendukung Asta Cita dalam memperkuat ekonomi kerakyatan juga ditunjukkan Ansar-Nyanyang dengan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Sebanyak 407 koperasi desa merah putih di 419 desa/kelurahan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diresmikan di awal peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto secara serentak secara nasional pada pertengan 2025.
Dan yang membagakan, Koperasi Kuala Sempang Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, salah satu Kopdeskel Merah Putih di Kepri terpilih sebagai salah satu dari 103 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih percontohan nasional (mockup). Koperasi memiliki ekosistem koperasi modern.
Program 3 Juta Rumah melalui Rehabilitasi Rutilahu
Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang juga konsisten mendukung Program 3 Juta Rumah yang merupakan inisiatif strategis Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Pemerintah Provinsi Kepri pada
tahun 2025 berupaya menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp4,9 miliar.
Sebanyak 99 unit rumah milik masyarakat berpenghasilan rendah di Kepri tahun 2025 direhabilitasi, termasuk lima unit rumah masyarakat adat Orang Laut yang terletak di Desa Kelumu, Kabupaten Lingga. Program ini kembali dilaksanakan Pemprov Kepri di tahun 2026 ini.
Program Kemandirian Pangan
Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan, dari 65,10 persen pada tahun 2023, naik menjadi 66,29 persen di tahun 2024, dan menjadi 71,96 persen pada masa kepemimpinan Ansar-Nyanyang.
Demikian pula halnya nilai tukar petani (NTP) yang naik dari 104,63 persen di tahun 2024 menjadi sebesar 108,01 persen pada tahun 2025.
Dukungan Program Kemandirian Pangan diwujudkan Pemerintah Provinsi Kepri salah satunya dengan melaksanakan program pemberian bantuan bibit cabai kepada masyarakat serta pemberian jaminan kepada para petani berupa bantuan BPJS.
Di tahun 2025, sebanyak
40 ribu bibit cabai dibagikan kepada warga yang tersebar di Kepulauan Riau. Jumlah bibit cabai yang dibagikan meningkat di tahun 2026 ini, yakni sebanyak 60 ribu bibit.
Pemerintah Provinsi Kepri memberikan bantuan pembayaran iuran BPJS kepada 9.200 petani.
Upaya mewujudkan kemandirian pangan juga dilaksanakan dengan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan melalui Gerakan Pasar Murah (GPM).
Tahun 2026 ini, Pemprov Kepri akan melaksanakan 69 kali/titik GPM dengan pola penganggaran melaui, APBN, APBD Provinsi Kepri, APBD Kab/Kota dan Mandiri.
Total pelaksanaan GPM terbagi 8 kali dilaksanakan oleh Pemprov Kepri, Pemko Batam 10 kali , Kota Tanjungpinang 3 kali, Kabupaten Bintan 3 Kali, Kabupaten Lingga 32 kali, Natuna 7 kali, Karimun 5 kali dan Kabupaten Kepulauan Anambas 1 kali.
Penghargaan
Di tahun pertama kepemimpinan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura memperoleh berbagai penghargaan di tingkat nasional, di antaranya sebagai berikut:
1. Peringkat Ketiga Peraih Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) MSCP Kategori Pemerintah Provinsi Tahun 2024. Pemberi: Komisi Pemberantasan Korupsi RI.
2. Top Pembina BUMD 2025 Kategori Kepala Daerah. Pemberi: Majalah Top Business.
3. Penghargaan untuk Anggaran Tahun 2023 dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan untuk yang ke-15 Kalinya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menerima Opini WTP secara berturut - turut. Pemberi: BPK RI.
4. Penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dalam acara Baznas Awards 2025 sebagai kepala daerah (WAGUB) yang dinilai berperan aktif dalam mendukung pergerakan zakat di Provinsi Kepulauan Riau. Pemberi: BAZNAS RI.
5. Innovation Public Official Leader sebagai Inovator Ekonomi Inklusif Daerah. Pemberi: TV ONE.
6. Terbaik pertama untuk kategori Pemerintah Daerah atas Capaian Peningkatan Indek Pembangunan Pemuda (IPP) Tertinggi tingkat Nasional tahun 2024. Pemberi: KEMENPORA RI.
7. Terbaik keempat untuk Kategori Pemerintah Daerah atas Capaian Indek Pembangunan Pemuda (IPP) Tingkat Nasional Tahun 2024. Pemberi: KEMENPORA RI.
8. Peringkat ketiga destinasi ramah Muslim tingkat nasional tahun 2025. Pemberi: KEMENPAR RI.
9. Provinsi terbaik kedua inovasi pengelolaan kepegawaian tingkat nasional tahun 2025 dalam ajang BKN Award 2025. Pemberi: BKN RI
10. Karya-karya Raja Ali Haji ditetapkan sebagai Warisan Ingatan Kolektif Nasiona; (IKON). Pemberi: Perpustakaan Nasional RI.
( adv )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Program-Kemandirian-Pangan.jpg)