Breaking News:

Ratna Saumpaet Batal Terbang ke Chile, Ini 5 Fakta Dibalik Rencana Kepergiannya

Ratna Sarumpaet ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat hendak bertolak ke Cile. Ini 5 fakta dibalik rencana keberangkatannya.

WARTA KOTA/ALEX SUBAN
Mantan anggota Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga Ratna Sarumpaet digelandang ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018) malam. Ia diamankan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang 

TRIBUNBATAM.id - Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat hendak bertolak ke Cile, Amerika.

Penangkapan tersebut dilakukan menyusul kasus hoax penganiayaan yang dialaminya.

Berikut fakta-fakta mengenai rencana keberangkatan perempuan 70 tahun itu.

Baca: Jawaban Ratna Sarumpaet Saat Ditanya Soal Penggeledahan Rumahnya Setelah Ditangkap di Bandara

Baca: Penjelasan Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Bantu Ratna Sarumpaet Uang Rp70 Juta Untuk ke Cile

Baca: Ratna Sarumpaet Ditangkap - Kronologi Ratna Sarumpaet Sejak Ngaku Bohong Sampai Rumahnya Digeledah

1. Direncanakan Awal 2018

Keberangkatan Ratna Sarumpaet ke Cile rupanya sudah direncanakan sejak awal 2018.

Hal itu nampak dari proposal yang diajukan Ratna ke Pemprov DKI Jakarta, tertanggal 31 Januari 2018.

Lewat rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Asiantoro selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengungkapkan proposal yang diajukan merupakan permohonan sponsor, ditujukan langsung untuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

2. Beredar Surat Permintaan Sponsorship ke Pemprov DKI

Setelah Ratna ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, beredar surat yang menyebutkan jika keberangkatan Ratna ke Cile adalah untuk menghadiri kongres internasional dan sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Diberitakan Warta Kota, Jumat (5/10/2018), surat tersebut berisi permohonan Ratna agar Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi keberangkatannya.

"Bersama surat ini saya melampirkan sebuah surat undangan (untuk saya) dari "The 11th Women Playrights International Conference 2018" di Santiago Chile," begitu bunyi dalam surat tersebut.

Ratna menuliskan dirinya adalah anggota senior di konferensi yang rutin digelar setiap tiga tahun sekali di berbagai negara itu

"Saya salah satu senior di kongres ini," tulis Ratna.

Ia juga mengatakan kongres tersebut memiliki peran penting dalam pembebasannya di masa Orde Baru tahun 1997.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved