Sabtu, 9 Mei 2026

DLH Kota Batam Telusuri Keberadaan PT Pengolahan Limbah di Tanjunguncang yang Bikin Heboh Warga

DLH Kota Batam menulusuri siapa pemilik PT Pengolahan Limbah di Tanjunguncang Batam

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Ian Sitanggang
Limbah di jalan menuju Kampungtua Dapur 12 Sagulung. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, tinjau lokasi Limbah plastik yang ada di Kampung Sei Binti, Rt 01/Rw 019, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Rabu (7/8/2019).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Herman Rozi, mengatakan pegawainya sudah meninjau kelapangan.

"Saya masih cuti anggota saya sudah kelapangan,"katan Herman.

Dia juga mengatakan belum mendapat laporan lengkap menenai keberadaan limbah tersebut.

"Nanti kita selidiki dulu dari mana asal limbah teesebut,"kata Herman.

Tiga Bulan Menganggur, Pria di Batam Nekat Jadi Jambret, Polisi Buru Rekan Pelaku

Demo Hong Kong Makin Liar, Mobil Milik Stasiun TV Dihancurkan

RSUD Bintan Jadi RS Layak Anak Terbaik se-Kepri, Begini Komentar Bupati Bintan Apri Sujadi

Suami Istri Jadi Tersangka Curanmor, Berkas Kasus Lengkap, Langsung Limpahkan ke Kejaksaan

Sebelumnya Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe juga mengaku geram dengan keberadaan limbah di kelurahan tanjunguncang yang merupakan wilayah hukum polsek Batuaji.

Syafruddin langsung memerintahkan anggotanya untuk melacak siapa pemilik limbah yang berada di Kampung Sungai Binti Rt01/Rw 19.

"Ini anggota sedang lacak, siapa pemilik limbah tersebut,"kata Syafruddin.

Sebelumnya diberitakan, sampah plastik tersebut diketahui milik perusahaan peleburan plastik di Tanjunguncang, yang diberikan kepada masyarakat untuk dilakukan penyortiran.

Pemadaman di Batam Akan Terus Berlanjut, PLN Sebut Kondisi Daya Listrik Batam Pas-pasan

Tiang Jembatan 2 Pulau Dompak Keropos, Kasatlantas Polres Tanjungpinang: Lewat Jembatan I

Selain Gedung Dewan, Kantor PLN Batam Ikut Terdampak Pemadaman Selasa Lalu, Ini Kata PLN

Buntut Pemadaman Listrik, Fadli Zon Dorong PLN Diaudit: Ini Persoalan Kedaulatan Energi

Setelah disortir sampah tersebut kembali dikirim perusahaan pemilik sampah tersebut.

Rindu, warga kampung Sungai Binti mengatakan sampah plastik tersebut asalnya dar Pt, yang belum memiliki nama di jalan menuju Sintai Tanjunguncang

"Ada disana pt baru, belum ada nama, plastiknya dari sama. Jadi masyarakat membantu sortir saja,"kata Rindu.

Dia juga mengatakan sampah plastikbdari Pt yang belum punya nama tersebut gedungnya baru dibangundan baru beroperasi.

"Jadi palstiknya itu didatangkan per bal. Nanti masyarakat disuruh sortir,"kata Rindu.

Di tempat terpisah Wiyanto, Mantan Rw Kampung Sungai Binti mengatakan plastik tersebut diberikan dikerjakan masyarakat untuk menambah penghasilan warga."Jadi warga terbantu. Tapi saya tidak tahu berapa gajinya,"kata Wiyanto.

Mengenai limbah tersebut Tedi, perwakilan perusahaan yang ada di jalan menuju Sintai Tanjunguncang mengatakan perusahaan di jalan menuju Sintai sudah tidak beroperasi dua bulan belakangan karena barang produksi tidak ada."Bahan tidak ada jadinkita tidak beroperasi,"kata Tedi.

Dia juga berdalih limbah tersebut bukan dari perusahaan tempatnya bekerja.(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved