Breaking News:

DEMO HONG KONG

Menangis, Carrie Lam Minta Demo Dihentikan: Apakah Kita Akan Bawa Hong Kong ke Jurang Kematian?

Mari kita kesampingkan perbedaan dan menghabiskan satu menit untuk melihat kota dan rumah kita. Bisakah kita tidak mendorongnya ke jurang kematian?

Penulis: Alfian Zainal | Editor: Alfian Zainal
South China Morning Post
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam keluar dari admiralty yang dilindungi dengan berbagai alat pelindung saat menemui wartawan, Selasa (13/8/2019). 

Pendemo mendesak dilakukannya penyelidikan independen terhadap aksi polisi tersebut.

Dalam rangkaian demo sepanjang dua buloan terakhir, pendemo terus melakukan penyerangan terhadap kantor dan aset kepolisian Hong Kong di berbagai titik.

Awalnya, polisi tidak meladeni ketika markas utama kepolisian dikepung massa, namun sebulan terakhir, kekerasan tersu ditunjukkan demonstran terhadap polisi.

Mulai dari merusak kendaraan, pos-pos polisi hingga menyorotkan laser ke mata polisi sehingga tiga anggota polisi terluka.

Aksi penyerangan terhadap polisi juga sering dilakukan dengan melemparkan bom molotov dan pelemparan batu serta menggunakan katapel.

Terpojok, polisi kemudian membalas dan membalas demonstran dengan tembakan gas air mata dan granat spons.

Hingga saat ini, situasi Hong Kong masih tidak terkendali, bahkan kermudian berkjembang menjadi sentimen anti-China dengan penyerangan kantor perwakilan China di Hong Kong dan penurunan bendera China dan membuangnya ke laut, Senin pekan lalu.

China sudah mengeluarkan peringatan keras agar demonstran tidak bermain api dan mulai mengerahkan belasan ribu polisi ke Shenzhen, kota perbatasan dengan Hong Kong.

Ganggu Penumpang di Bandara

Para pengunjuk rasa anti-pemerintah kembali ke Bandara Internasional Hong Kong, Selasa (13/8/2019) siang. dan mulai mengganggu penumpang pesawat di Bandara Internasional Hong Kong.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved