Kejari Panggil Perwakilan Badan Pertanahan Nasional, Dugaan Penggelapan Pajak BPHTB di Tanjungpinang

Kejari Tanjungpinang memanggil perwakilan BPN untuk dimintai keterangan terkait dugaan penggelapan pajak BPHTB di Tanjungpinang

Kejari Panggil Perwakilan Badan Pertanahan Nasional, Dugaan Penggelapan Pajak BPHTB di Tanjungpinang
TRIBUNBATAM/ENDRA
Kasi Intel Kejari Tanjungpinang Rizky Rahmatullah 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Proses penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang atas dugaan penggelapan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah, dan Bangunan (BPHTB) di Tanjungpinang terus berlanjut.

Kejari Tanjungpinang memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus penggelapan pajak BPHTB di Tanjungpinang itu.

Selasa (5/11/2019) ini sekira pukul 10.00 Wib, ada satu perwakilan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjungpinang yang dimintai keterangan pihak Kejari Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Kasi Intel Kejari Tanjungpinang Rizky Rahmatullah.

"Hari ini sudah kita mintai keterangan BPN Tanjungpinang terkait hal tersebut," ujarnya.

BREAKINGNEWS - Kejari Tanjungpinang Bakal Periksa 6 Saksi Kasus Dana Pajak Rp 1,2 Miliar

Polres Tanjungpinang Panggil Kepala BP2RD Tanjungpinang Riany, Kasus Apa Lagi?

Pihaknya pun masih akan terus melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak lainnya untuk pengumpulan bukti atas dugaan kasus tersebut.

"Besok sampai Kamis kita masih terus mintai keterangan dari pihak-pihak tertentu," ujarnya.

Sebelumnya, Rizky Rahmatullah menyampaikan, ada enam orang yang sudah dijadwalkan untuk dimintai keterangan.

"Mulai hari ini sampai Kamis kita lakukan pemeriksaan bergantian terhadap enam orang tersebut," kata Rizky.

Rizky mengatakan, keenam orang yang dimintai keterangan ini masih bagian dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Pemko Tanjungpinang.

Riany Diperiksa Kejaksaan Negri Tanjungpinang Terkait Penggelapan Pajak, Tolak Sebutkan Nominal Uang

"Baik di instansi yang ada dugaan penggelapan pajak tersebut, serta pada BPKAD Pemko. Kita masih dalam memintai keterangan saja," ujarnya.

Ditanyakan kembali, apakah pemeriksaan juga kepada pihak yang dilaporkan ke Inspektorat Pemko Tanjungpinang.

"Yang dilaporkan juga akan kita mintai keterangan juga. Kita tentunya pada tahap awal ini meminta sejumlah keterangan semua pihak yang biasa membantu mengungkap dugaan tersebut. Setelah sudah minta keterangan, baru kita simpulkan hasilnya," ucapnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved