Breaking News:

PENYELUNDUPAN MIRAS DARI BATAM

Pengakuan Kapten Kapal Soal Pemilik 12 Ribu Botol Miras dari Batam yang Disergap di Bangka

Delapan warga Batam yang menyelundupkan 12 ribu botol minuman keras hanyalah sebagai kurir, bukan pemilik.

bangkapos.com/Deddy Marjaya
Para tersangka ABK Kapal Hantu penyelundup miras yang diamankan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung saat jumpa pers Rabu (5/2/2020) 

TRIBUNBATAM.id - Delapan warga Batam yang menyelundupkan 12 ribu botol minuman keras hanyalah sebagai kurir, bukan pemilik.

Ditpolairud Polda Bangka Belitung menangkap mereka saat menyelundupkan 12 ribu botol minuman keras (miras) dari Batam ke Lampung.

Kapal penyelundup dijuluki kapal hantu karena memiliki kecepatan sangat tinggi.

Aksi kapal hantu akhirnya terhenti.

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengagalkan penyeludupan 12 ribu botol miras merek luar negeri di perairan Sadai, Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan bangka Belitung, Selasa (4/2/2020).

Satu unit kapal Speed yang dijuluki 'kapal hantu' beserta satu orang kapten dan tujuh ABK berhasil diamankan Polda Babel.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat dalam konfrensi pers , Rabu (5/2/2020) mengatakan pihaknya sudah mengamankan 1000 dus miras merek terkenal asal luar negeri dan 8 orang pelaku. 

"Perkiraan sementara sekitar 12.000 botol dengan asumsi per dus isi 12 botol tapi nanti akan dipastikan kembali," kata Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat. 

Mereka yang diamankan seluruhnya adalah warga Batam Provinsi Kepulauan Riau, yakni Kapten Novrianto, Mekanik Wanres.

Sedangkan 6 ABK antara lain Resmi, Syamsul Yahya, Dayat, Supriyono, Laima dan Jefri.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved