Malaysia Perpanjang Lockdown, Siapkan Stimulus Jilid Dua, Muhyiddin Yassin: Semua untuk Masyarakat

Langkah ini dilakukan saat Malaysia melaporkan 172 kasus virus corona baru, sehingga total sudah ada 1.796 kasus

AFP
Ilustrasi warga Malaysia di tengah wabah virus Corona. 

TRIBUNBATAM.id - Negeri Jiran, Malaysia akan memperpanjang pembatasan pergerakan orang selama dua pekan ke depan. 

Dalam menghadapi badai pandemik Covid-19, Malaysia diketahui sudah melakukan lockdown.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin menyatakan, perpanjangan pembatasan pergerakan tersebut diikuti dengan paket stimulus ekonomi kedua, karena jumlah kasus virus corona yang terus meningkat.

Langkah ini dilakukan saat Malaysia melaporkan 172 kasus virus corona baru, sehingga total sudah ada 1.796 kasus dan merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Malaysia Perpanjang Lockdown Covid-19 hingga 14 April 2020, PM Muhyiddin Yassin Minta Maaf

Polisi Malaysia Ancam Warga yang Tak Patuh Imbauan Berdiam Diri di Rumah; Siap-siap Dipenjara

Sudah Tes Kesehatan Covid-19, 81 TKI asal Malaysia Lewat Tanjungpinang Tetap Dikarantina 14 Hari

Sejak pekan lalu, Malaysia telah menutup perbatasannya untuk para pelancong, membatasi pergerakan internal dan memerintahkan sekolah, universitas dan bisnis yang tidak penting ditutup hingga 31 Maret.

Muhyiddin mengatakan pembatasan pergerakan akan diperpanjang dua pekan lagi hingga 14 April karena Malaysia belum melihat penurunan jumlah kasus baru virus corona.

Sistem Pemerintahan Malaysia Jadikan Muhyiddin Yassin Jabat PM Malaysia Gantikan Mahathir Mohamad

"Saya tahu Anda merasa terbebani, tetapi saya tidak punya pilihan," kata Muhyiddin dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dikutip Reuters, Rabu (25/03/2020). 

"Saya harus memperpanjang perintah kontrol gerakan untuk keselamatan Anda sendiri." 

UPDATE 212 Kasus Baru Covid-19 di Malaysia, Total Jadi 1.518 Kasus: 14 Kematian

Sempat Batuk Sesak Nafas, Pilot Lion Air Akhirnya Meninggal, Punya Riwayat dari Malaysia

Muhyiddin bilang, pemerintah akan mengungkap paket stimulus ekonomi lebih komprehensif dan berorientasi pada orang.

Paket itu diharapkan sebagai tambahan stimulus yang telah digelontorkan senilai RM 20 miliar (4,56 miliar US dolar) yang diumumkan bulan lalu, untuk meredam dampak wabah virus corona terhadap pariwisata dan industri lainnya.

Halaman
12
Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved