Istana Tak Larang Mudik Lebaran Idul Fitri 2020, Menteri Luhut: Kita Enggak Mau Larang

Pemerintah akhirnya memutuskan tidak ada larangan resmi untuk mudik lebaran Idul Fitri 2020

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi mudik 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Meski dianggap beresiko, pada akhirnya istana tetap memutuskan mudik lebaran 2020 diperbolehkan.

Namun istana menagaskan, para pemudik wajib melakukan isolasi mandiri selama dua pekan alias 14 hari saat di kampung halaman.

"Diputuskan tidak ada pelarangan mudik resmi dari pemerintah," kata Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan seusai rapat seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Sontak, keputusan pemerintah itu menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Menangenai hal ini, Luhut hanya memberikan tanggapan singkat.

Menurutnya, ada kemungkinan larangan yang diterbitkan pemerintah juga tidak akan diindahkan oleh masyarakat.

"Orang kalau dilarang, (tetap) mau mudik saja gitu. Jadi kita enggak mau (larang)," ucap dia.

Walau begitu, Luhut menegaskan bahwa pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tidak mudik.

Semuanya demi mencegah penyebaran virus Covid-19.

Tapi, jika masyarakat kekeuh ingin mudik, maka mereka harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari di kampung halamannya masing-masing.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved