Senin, 11 Mei 2026

China Dalam Mode Percaya Diri Level Tinggi, Jumawa Hadapi Amerika dan India Sekaligus

Tak ada yang membantah beberapa tahun terakhir China berkembang pesat dalam berbagai hal baik dari segi ekonomi dan militernya

Tayang:
alwaght.com
Ilustrasi parade militer China. Negeri Panda saat ini menjadi salah satu kekuatan dunia dalam hal ekonomi dan militer. 

Menghadapi AS dan India

Ini pertama kalinya dua kapal induk China melakukan misi pelatihan secara bersamaan, sejak kapal induk kedua Shandong resmi bergabung dengan Angkatan Laut Tiongkok pada Desember 2019, Modern Ships menyebutkan.

Hanya, China belum secara resmi mengonfirmasi operasi kedua kapal induk tersebut termasuk perincian misi mereka.

India dan China Kembali Bentrok di Perbatasan, Satu Tentara India Dikabarkan Tewas

Menurut wenweipo.com, Shandong kemungkinan akan melakukan pelatihan terintegrasi dengan jet tempur.

Dan pengamat militer berspekulasi, Liaoning hanya melakukan misi pelatihan rutin, karena tidak jauh dari pangkalannya.

Tapi, Modern Ships melaporkan, bisa jadi kedua kapal induk itu untuk pertama kalinya membentuk kelompok tempur untuk latihan, menggelar latihan konfrontasi berurutan, atau latihan koordinasi jarak jauh sebagai dua kelompok tempur independen.

Memanas, China Kirim Jet Tempur Siluman J-20 ke Hadapi India

Yang jelas, langkah terbaru itu akan membuka babak baru bagi Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) untuk mengerahkan kapal induk secara bersamaan.

Pakar angkatan laut yang berbasis di Beijing Li Jie mengatakan kepada Global Times, dua kapal induk China akan menjadi kekuatan utama pada saat China menghadapi tekanan militer dari negara-negara seperti AS di Selat Taiwan dan Laut China Selatan.

Termasuk, India di jalur transportasi maritim utama.

Dua kapal induk China juga bisa menekan Taiwan dari sudut yang berbeda.

Amerika Serikat Mulai Batasi Pergerakan Diplomat China, Muncul Dugaan Aksi Spionase

Dan, bersama dengan rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26 dari Angkatan Roket PLA, mereka bisa mengunci pulau itu dan menolak kemungkinan intervensi AS, kata Li. 

Bukan cuma itu, Li menambahkan, dua kapal induk China bisa berperan dalam melindungi jalur transportasi laut penting seperti Selat Malaka.

Perang di Laut China Selatan Buruk Bagi Indonesia, Mantan Kepala Intelijen TNI Beri Penjelasan

.

.

.

Sebagian artikel ini pernah tayang di Kontan.co.id

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved